News
·
3 Februari 2021 11:23

Pemerintah Kabupaten Sitaro Ingin Jajaki GeNose, Deteksi COVID-19 di Pelabuhan

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita
Pemerintah Kabupaten Sitaro Ingin Jajaki GeNose, Deteksi COVID-19 di Pelabuhan (5300)
Alat GeNose. Foto: Kemenhub RI
SITARO - Pemerintah Kabupaten Sitaro di Sulawesi Utara, ingin menjajaki penggunaan GeNose, alat deteksi COVID-19. Rencananya, alat ciptaan UGM ini, akan ditempatkan di pintu-pintu masuk pelabuhan, untuk memeriksa para penumpang yang tiba di daerah tersebut.
ADVERTISEMENT
Bupati Kabupaten Sitaro, Evangelian Sasingen mengatakan, rencana menjajaki penggunaan GeNose memiliki pertimbangan pada efektivitas dan harga yang relatif murah dan bisa terjangkau oleh masyarakat di daerah tersebut.
"Saat ini kita masih gunakan kebijakan penggunaan rapid test antigen untuk warga yang mau bepergian. Sehingga ada keluhan-keluhan masyarakat tentang biayanya," ujar Sasingen.
Menurut Sasingen, alat GeNose sendiri dari informasi yang berhasil didapatkannya, telah mengklaim memiliki tingkat sensitivitas 92 persen dan tingkat spesifisitas sekitar 95 persen.
"Hasil tes juga lebih cepat didapatkan. Hanya dalam waktu sekitar dua menit bisa mendeteksi apakah terpapar COVID-19 atau tidak," tutur Sasingen.
Pertimbangan lainnya adalah biaya yang akan dibebankan kepada masayrakat yang melakukan perjalanan juga lebih murah dan terjangkau dibandingkan biaya rapid test antigen, sehingga masyarakat bisa diberikan kemudahan.
ADVERTISEMENT
"Tapi itu, kami tak ingin buru-buru. Kami tetap akan melihat perkembangannya seperti apa, termasuk ketersediaan alat GeNose itu sendiri," kata Sasingen kembali.
franky salindeho