Polda Sulut Selidiki Asal dan Tempat Tujuan Senjata Api yang Diselundupkan

Konten Media Partner
21 Mei 2022 6:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polda Sulut Selidiki Asal dan Tempat Tujuan Senjata Api yang Diselundupkan (24832)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Sulut, Irjen Pol Mulyatno dan jajarannya menunjukkan senjata api semi otomatis jenis UZI yang berhasil digagalkan penyelundupannya.
ADVERTISEMENT
MANADO - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Mulyatno, menyebutkan pihaknya terus melakukan penyelidikan asal dan tujuan senjata api semi otomatis jenis UZI yang diselundupkan oleh dua tersangka OM (18) dan FM (22).
ADVERTISEMENT
Dikatakannya, saat ini Polda Sulut terus mendalami semua hal yang terkait dengan upaya penyelundupan yang berhasil digagalkan tersebut.
"Kita dalami semua," kata Kapolda.
Menurut Kapolda, saat ini dari pengakuan sementara kedua tersangka, delapan pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI ini diambil dari Filipina.
Untuk itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Komjen Filipina terkait dengan pengungkapan asal senjata ini di Filipina. Namun demikian, dirinya mengaku belum bisa memberikan keterangan rinci saat ini karena berkaitan dengan cara yang akan digunakan membongkar sindikat tersebut.
Sementara, Dirreskrim Khusus Polda Sulut, Kombes Pol Gani Siahaan, menjelaskan semua dugaan senjata api tersebut akan dikirimkan ke wilayah mana termasuk ke KKB Papua, terus didalami oleh pihaknya.
"Kita masih menduga ada kaitan (KKB Papua), tapi kami tidak bisa sampaikan ke publik karena masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," katanya.
ADVERTISEMENT
Ditambahkan oleh Gani, pihaknya memastikan akan mengungkap semua, mulai dari pembeli, pelaku dan pengedar.
"Mohon maaf kami tidak bisa membeberkannya ke publik karena ini menyangkut jaringan. Mohon bersabar, kami akan mengungkap semuanya, mulai dari pembeli, pelaku, pengedar sampai ke tujuan senjata itu," kata Gani kembali.
Sekadar diinformasikan, Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 8 pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI dan 40 butir amunisi senjata api kaliber 9 mm.
Senjata api dan amunisi ilegal ini berhasil diamankan dari dua orang tersangka masing-masing OM (18) dan FM (22) yang merupakan warga Kecamatan Tamako, Kabupaten Sangihe.
febry kodongan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020