Pria di Tomohon Diamankan Polisi Usai Aniaya Pasangan Gara-gara Mie Instan

Konten Media Partner
15 Agustus 2022 17:28
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi penganiayaan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penganiayaan.
ADVERTISEMENT
TOMOHON - Seorang pria berinisial WW (36), warga di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), diamankan polisi usai aniaya pasangannya sendiri.
ADVERTISEMENT
Ironisnya, alasan pria tersebut melakukan tindakan penganiayaan terbilang sangat sepele yakni karena mi instan. Pasangan di luar nikahnya tersebut, terlambat membeli mi instan untuk anak mereka yang menangis.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, aksi penganiayaan ini sendiri berawal ketika pelaku menyuruh korban membuatkan mi instan untuk anak mereka.
Karena stok mi instan di rumah habis, korban pergi ke warung untuk membelinya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pelaku marah karena korban terlalu lama dan anak mereka sudah menangis minta mi instan. Saat itu juga korban dimaki-maki oleh pelaku dan dipukul berulang kali dengan tangan ke arah wajah dan kepala,” kata Jules.
Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Saat melapor itu, korban juga mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari pelaku.
ADVERTISEMENT
“Sebelumnya korban juga mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari pelaku. Namun kali ini karena sudah tidak tahan, korban akhirnya melaporkan hal tersebut ke petugas kepolisian,” ujar Jules.
"Saat ini pelaku sudah berada di Mako Polsek Tomohon Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya kembali.
manadobacirita
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020