News
·
19 September 2020 18:24

Puan Maharani Orasi Kebangsaan di Depan Kader GP Ansor se-Indonesia

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita

Puan Sebut Indonesia Beruntung Punya NU dan GP Ansor

Puan Maharani Orasi Kebangsaan di Depan Kader GP Ansor se-Indonesia (28277)
Ketua DPR RI Puan Maharani
MINAHASA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, memberikan orasi kebangsaan secara virtual di kegiatan Konferensi Besar XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang diselenggarakan di Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (19/9).
ADVERTISEMENT
Pada awal orasi, Puan menceritakan tentang gelar Waliyul Amri yang diberikan Nahdlatul Ulama (NU) kepada Bung Karno, yang berarti Pemimpin Nasional dalam keadaan darurat. Dikatakannya, gelar ini menandakan, Bung Karno menjadi pemimpin secara syariat. Untuk itu, sebagai cucu dari Bung Karno, secara pribadi dirinya mengucapkan terima kasih atas pemberian gelar itu.
“Dari hati yang paling dalam, saya menyampaikan rasa bangga kepada GP Ansor yang menjadi bagian penting dalam membangun visi kebangsaan sejak sebelum kemerdekaan hingga sekarang ini,” kata perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.
Puan kemudian melanjutkan orasinya dengan menyebut jika NU sungguh beruntung memiliki GP Ansor, dimana saat ada kelompok yang merongrong ideologi Pancasila, Ansor selalu dalam barisan terdepan untuk menyampaikan baktinya kepada negeri ini. Ansor mempertaruhkan jiwa dan raga untuk membela NKRI dan Pancasila.
ADVERTISEMENT
Dikatakannya, negeri ini sungguh beruntung mempunyai Ormas seperti Nahdlatul Ulama dan GP Ansor yang menjadi bagian terpenting dalam membangun nasionalisme. Puan melanjutkan, Rais Akbar NU KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa Hubbul Wathon Minal Iman (Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman). Kemudian pada 22 Oktober 1945, KH Hasyim mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad yang mewajibkan setiap santri berperang melawan serbuan NICA untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan status hukum fardlu ‘ain, yakni wajib bagi setiap Muslim yang berada di wilayah peperangan.
“Kiay NU menegaskan pancasila sejalan dengan nilai-nilai agama. Tidak boleh ada lagi pihak yang merongrong pancasila,” ujar Puan di hadapan Ketua Umum Ansor dan jajaran Pengurus Pusat dan 34 Pimpinan Wilayah se Indonesia.
ADVERTISEMENT
Lanjut poitisi PDI Perjuangan ini, dirinya berharap Konbes GP Ansor dapat melahirkan ide-ide besar dalam rangka membumikan Pancasila. Selain itu, Puan juga berharap GP Ansor dan seluruh warga NU, terus bergotong royong meringankan beban masyarakat yang kesulitan akibat pandemi COVID-19.
“Kita harus optimis mampu melalui pandemi ini. Pandemi ini semakin menuntut kita bahwa gotong royong menjadi kekuatan utama agar kita bahu-membahu sebagai bangsa. Kita tidak boleh tenggelam dalam perbedaan yang dapat menciptakan perpecahan,” ujar Puan.
Seusai Puan menyampaikan orasi kebangsaan, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa GP Ansor siap memberikan kader terbaiknya untuk menjaga Pancasila dan nasionalisme.
manadobacirita