Sopir Mikrolet di Manado Catut Nama Dishub untuk Naikkan Tarif Angkutan Umum

Konten Media Partner
21 Oktober 2021 18:49
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sopir Mikrolet di Manado Catut Nama Dishub untuk Naikkan Tarif Angkutan Umum (33145)
searchPerbesar
Mikrolet di Kota Manado tampak bersolek jelang Natal. (foto: dokumen manadobacirita)
MANADO - Warga Kota Manado, Sulawesi Utara, dibuat heboh dengan selebaran yang memberitahukan jika tarif angkutan umum jenis mikrolet telah mengalami kenaikan. Dalam selebaran yang ditempel di pintu mikrolet, dijelaskan jika tarif yang awalnya Rp 4.000 untuk umum menjadi Rp 5.000, dan Rp 2.000 untuk pelajar menjadi Rp 3.000.
ADVERTISEMENT
Dalam selebaran itu, disebutkan jika naiknya tarif mikrolet ini adalah kesepakatan bersama antara Dinas Perhubungan (Dishub), Organda dan juga Basis Angkutan Kota Manado.
Adapun alasan kenaikkan tarif tersebut disebabkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sudah beberapa kali naik, serta alasan pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai hingga hampir dua tahun ini.
"COVID-19 belum berakhir sampai sekarang, dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah berapa kali naik dan tarif angkut kami tetap Rp 4.000. Maka dengan ini kami menaikan tarif angkutan umum," bunyi tulisan dalam selebaran.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menanggapi hal tersebut, Dishub Kota Manado membantah jika ada kenaikan tarif angkutan umum. Sekretaris Dishub Kota Manado, Moody Monareh, mengatakan jika pihaknya juga tidak pernah melakukan kesepakatan bersama dengan pihak Organda dan basis, seperti yang diklaim dalam selebaran tersebut.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Monareh, Kamis (21/10).
Monareh mengatakan, hingga saat ini kebijakan tarif angkutan umum, masih mengacu pada SK Wali Kota Manado nomor 9 tahun 2016, sehingga tidak ada kenaikan tarif seperti yang ada di selebaran tersebut.
"Untuk itu, kami mengimbau kepada warga untuk tetap membayar sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Kami juga memohon kerjasama dari para sopir untuk tetap mematuhi SK Wali Kota yang sampai saat ini belum diubah," tutur Monareh kembali.
manadobacirita
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020