Konten dari Pengguna

DT Peduli Sumbar Siapkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Penyintas Kebakaran

DT Peduli
Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli
4 Desember 2025 13:28 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
DT Peduli Sumbar Siapkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Penyintas Kebakaran
Tim DT Peduli Sumbar menyalurkan bantuan darurat pasca kebakaran yang menyebabkan 128 jiwa kehilangan tempat tinggal di kawasan Pemancungan, Kota Padang
DT Peduli
Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penyerahan Bantuan kepada Penyintas Kebakaran di Kawasan Pemancungan, Kota Padang (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan Bantuan kepada Penyintas Kebakaran di Kawasan Pemancungan, Kota Padang (Sumber : DT Peduli)
ADVERTISEMENT
DTPEDULI.ORG | PADANG - Tim DT Peduli Sumbar menyalurkan bantuan darurat pasca kebakaran yang menyebabkan 128 jiwa kehilangan tempat tinggal di kawasan Pemancungan, Kota Padang, pada Sabtu (11/10/2025).
ADVERTISEMENT
Musibah kebakaran tersebut menghanguskan 20 rumah, 4 kedai, dan harta benda dari ratusan warga. Oleh karena itu, Tim DT Peduli Sumbar sigap mendatangi lokasi pascakebarakan untuk meninjau kondisi lingkungan, mendata jumlah kepala keluarga yang terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan prioritas bagi para korban.
Lokasi Kejadian Kebakaran di kawasan Pemancungan, Kota Padang (Sumber : DT Peduli)
Berdasarkan hasil survei Tim DT Peduli Sumbar, kini warga yang terdampak menempati posko sementara dengan kebutuhan utama berupa makanan siap saji, sembako, pakaian layak pakai, serta perlengkapan harian lainnya.
Lokasi Kejadian Kebakaran di kawasan Pemancungan, Kota Padang (Sumber : DT Peduli)
Manager Program DT Peduli Sumatera Barat, Halimahtus Sa'diyah, mengatakan bahwa musibah kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk ini meninggalkan puing-puing bangunan dan duka mendalam bagi masyarakat sekitar.
"Kami hadir untuk memastikan kondisi warga terdampak serta menilai jenis bantuan yang paling mendesak dibutuhkan. Ini menjadi langkah awal sebelum penyaluran bantuan tanggap darurat," tambahnya. (Syukur Pangestu/Putri Cahyu Islamy)
ADVERTISEMENT