Merkuri Berbahaya! Mahasiswa KKN Undip Lakukan Sosialisasi kepada Warga Cepoko

Mahasiswa S1 Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
Konten dari Pengguna
10 Agustus 2022 18:51
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Marsya Rizqia Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Suasana sosialisasi mengenai bahaya merkuri pada produk kecantikan yang banyak beredar kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di RT 3 RW 1, Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sosialisasi mengenai bahaya merkuri pada produk kecantikan yang banyak beredar kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di RT 3 RW 1, Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Bahaya Merkuri dalam Produk Kecantikan: Mahasiswa Universitas Diponegoro Imbau Warga untuk Waspada

ADVERTISEMENT
Semarang - Masyarakat kini telah menggunakan produk kecantikan sebagai kebutuhan sehari-hari. Sebagai konsumen tentunya manusia cenderung menginginkan produk yang murah. Namun, tidak sedikit masyarakat yang kurang memperhatikan keamanan produk kecantikan dan hanya mementingkan harga yang murah. Marsya Rizqia Putri, salah satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro Tim II tahun 2022 dari Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Matematika di bawah bimbingan Dr.rer.nat Thomas Triadi Putranto, S.T., M.Eng, mengadakan penyuluhan mengenai "Bahaya Merkuri dalam Produk Kecantikan" karena keresahannya akan banyaknya produk kecantikan yang mengandung logam merkuri sedang beredar luas. Seringkali produk kecantikan yang mengandung merkuri tergolong dijual murah dan mengklaim hasil yang cepat.
ADVERTISEMENT
Sosialisasi dilakukan pada pertemuan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 3 RW 1 Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pada hari Jum’at, 15 Juli 2022 di rumah Bapak Muntari, Ketua RT 3 RW 1.
Pembagian leaflet bahaya merkuri pada produk kecantikan kepada para ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga RT 3 RW 1. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Pembagian leaflet bahaya merkuri pada produk kecantikan kepada para ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga RT 3 RW 1. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Pembagian brosur juga dibagikan untuk dapat dibawa pulang oleh para ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Dalam sosialisasinya Marsya menjelaskan tentang pengertian merkuri dan dampak yang ditimbulkan, serta ciri-ciri produk kecantikan yang mengandung merkuri. Kebiasaan memeriksa nomor registrasi produk di website Badan Pengawas Obat dan Makanan juga perlu ditingkatkan untuk mengetahui keamanan produk dari kandungan merkuri.
Para ibu yang datang aktif bertanya mengenai beberapa merek produk kecantikan yang mereka pakai. Memastikan jika produk yang mereka pakai bebas dari kandungan merkuri. Dari 11 orang yang datang, ternyata salah satunya pernah menggunakan produk yang mengandung merkuri karena tergiur dengan harga yang murah dan intensitas yang banyak (kiloan).
Foto bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga RT 3 RW 1 Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga RT 3 RW 1 Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Sosialisasi selesai dengan pengambilan foto bersama. Harapan Marsya setelah Sosialisasi “Bahaya Merkuri dalam Produk Kecantikan” ini, tidak akan ada lagi masyarakat yang tergiur untuk menggunakan produk kecantikan ber merkuri karena hasilnya yang instan.
ADVERTISEMENT