Konten dari Pengguna

Seru! Belajar Mengelola Emosi Kini Bisa Lewat Poster di Mading BK

Mei Rismayanti

Mei Rismayanti

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang yang memiliki ketertarikan pada isu psikologi, pertumbuhan pribadi, dan pengabdian kepada masyarakat.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mei Rismayanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semarang, 2 September 2025 - Dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan emosi, mahasiswa Lantip atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Mataram menghadirkan produk edukasi berupa poster strategi mengelola emosi. Poster ini dipasang di mading Bimbingan Konseling (BK) sekolah sebagai sarana informasi yang mudah diakses oleh seluruh siswa.

Menghias Mading BK (Dok. Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Menghias Mading BK (Dok. Pribadi)

Poster tersebut berisi informasi praktis mengenai cara mengenali emosi dan mengendalikan perasaan negatif. Beberapa strategi pengelolaan emosi mulai dari identifikasi perasaan agar siswa lebih sadar terhadap emosi yang muncul, teknik relaksasi untuk menenangkan diri, hingga merubah pola pikir positif yang membantu menghadapi masalah dengan lebih optimis. Selain itu, poster juga menekankan pentingnya bersikap jujur dan terbuka untuk mengungkapkan perasaan, menggunakan teknik menyalurkan emosi secara sehat, serta mencari dukungan sosial dari orang terdekat ketika menghadapi tekanan. Diharapkan, siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan mampu mengelola stres dengan bijak.

Mading BK (Dok. Pribadi)

Kehadiran poster ini tidak hanya memperindah mading BK, tetapi juga menjadi media pembelajaran non-formal yang bermanfaat. Melalui pendekatan visual yang sederhana namun informatif, mahasiswa PPL ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung layanan BK serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli pada kesejahteraan emosional siswa.

Langkah kecil ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru di kalangan siswa SMK Mataram untuk lebih peduli pada pengelolaan emosi, sehingga mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.