Kumplus- Opini Michael Yeoh
1 Juli 2021 20:28
ยท
waktu baca 3 menit

Tether, Angsa Hitam di Jagat Kripto?

Investasi di aset kripto sampai saat ini masih belum hilang pamornya, bahkan sempat kembali booming beberapa waktu lalu. Kisah sukses para investor dalam mendulang keuntungan di pasar kripto menjadi daya tarik kuat untuk menarik investor baru.
Setidaknya sudah ada 229 jenis aset kripto yang telah diakui oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Beberapa nama tak asing lagi di telinga kita: Bitcoin, Doge, Ethereum, Binance, dan terakhir adalah Tether.
Akhir Juni 2021, Tether menempati urutan ketiga di pasar kripto berdasarkan kapitalisasinya (setelah Bitcoin dan Etherum). Tether yang diluncurkan Juli 2014 oleh Reeve Collins dan Craig Sellars memiliki tujuan dasar untuk memfasilitasi penggunaan mata uang fiat di ranah digital.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Meski dirundung kontroversi, Tether adalah salah satu koin kripto dengan pamor terbesar saat ini. Namun, berlatar berbagai kisah kelam, bagaimana prospek Tether ke depannya? Simak analisis professional trader Michael Yeoh pada daftar konten.