kumparan
17 April 2018 17:51

3 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Setelah Menerima Hasil SNMPTN 2018

Universitas Padjajaran (Foto: Wikimedia Commons)
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 secara resmi telah diumumkan. Dari total 586.155 orang yang mendaftar tahun ini, sebanyak 110.946 peserta telah dinyatakan lolos.
ADVERTISEMENT
Selamat bagi kalian semua yang sudah dinyatakan lolos masuk ke universitas dan jurusan idaman, sesuai dengan apa yang selama ini diimpikan. Semoga kesempatan tersebut bisa kamu manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Bagi kalian yang belum berhasil lolos, tidak perlu berlarut sedih. Lebih baik manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti seleksi masuk universitas lainnya yang akan segera digelar.
Nah, bagi kalian semua yang sudah berhasil lolos SNMPTN atau yang tidak, pastikan kamu simak tiga saran dari kumparan (kumparan.com) berikut, tentang apa yang bisa kamu lakukan setelah menerima pengumuman tersebut.
1. Rayakan secukupnya
com-Mau Belajar (Foto: Thinkstock)
Bagi kamu yang akhirnya bisa menjadi salah satu mahasiswa di kampus dan jurusan idaman, cobalah untuk merayakan keberhasilan kamu dengan cara yang tidak berlebihan. Ingat bahwa mungkin teman terdekat kamu saat ini tidak bernasib sama dengan kamu.
ADVERTISEMENT
Hal itu bisa kamu lakukan, misalnya, dengan tidak membuat unggahan yang menunjukkan hasil seleksi yang kamu dapatkan pada media sosial, atau cukup dengan memberitahukan kabar tersebut ke orang-orang terdekat saja.
"Ya seharusnya kita menjadi sewajarnya aja di media sosial," sambung Putri Aryani, siswi SMK asal Jakarta.
2. Hadapi dengan santai
com-Belajar dari Kesalahan (Foto: Thinkstock)
Merasa sedih karena gagal lolos mungkin wajar. Namun, hal itu tak lantas bisa menjadi pembenaran untuk kamu merasa stres dan murung secara berkepanjangan. Ingat bahwa, saat ini, waktu yang kamu miliki akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk bersiap diri. Masih ada beberapa kesempatan yang bisa kamu ikuti untuk masuk ke kampus idaman kamu.
"Kalau aku enggak lolos SNMPTN, aku bakal isi hari-hari buat belajar untuk ujian SBMPTN. Aku mikirnya SNMPTN kayak sekadar bonus aja gitu, karena ujian yang sesungguhnya ya SBMPTN hehehe," ungkap Arya, siswa asal Jakarta.
ADVERTISEMENT
3. Memotivasi satu sama lain
Milenial. (Foto: Thinkstock)
Yang berhasil lolos, masih mungkin untuk membuang kesempatannya. Yang belum lolos, ada kemungkinan tidak mau ikut seleksi lagi karena terlanjur kecewa. Dalam situasi seperti ini, masing-masing dari kalian bisa memotivasi satu sama lain.
Buat kamu yang sudah diterima, coba untuk pertimbangkan kemungkinan sekolah kamu mendapat 'blacklist' dari pihak universitas, apabila kamu membuang kesempatan itu. Banyak adik-adik kelas kamu yang mungkin berharap untuk kuliah di kampus tersebut, namun harus gagal karena sekolah kamu sudah masuk daftar hitam.
Sebaliknya, buat kamu yang merasa terlanjur kecewa dengan hasil SNMPTN sampai urung untuk mengikuti ujian masuk lainnya, kamu mungkin mau memikirkan kembali kesempatan yang kamu buang dengan tidak mengikuti tes tersebut. Rasa kecewa dan malas itu mungkin bisa kamu kalahkan dengan cara meminta masukan dan semangat dari orang terdekat.
ADVERTISEMENT
"Buat yang lolos harus lebih maksimal lagi dalam berusaha dan bersyukur karena sudah dibukakan jalan. Jangan lupa juga sama orang-orang yang ada di belakang kita yang selalu mendukung kita." tutur Rustiningsih, siswi kelas XII asal Temanggung.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan