kumparan
19 November 2018 12:31

4 Cara Membangun Kebiasaan Berkomunikasi Sehat dengan Pacar

Ilustrasi menerima panggilan telepon. (Foto: Thinkstock)
Menghubungi pacar memang menyenangkan. Tapi hal itu bisa berubah menjadi bencana kalau kamu tidak tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk menghubungi pacarmu.
ADVERTISEMENT
Memahami satu sama lain adalah kunci bagaimana menghubungi pasangan tidak menjadi bencana bagi hubungan kalian. Sebagaimana dilansir elite daily, berikut empat cara yang bisa dilakukan untuk membangun kebiasan menghubungi pacar yang sehat.
1. Bicarakan dengan pacarmu
Tataplah gebetan kamu saat sedang bicara (Foto: thinkstock)
Tanyakan kepada pacarmu kapan saat terbaik untuk menghubunginya. Apakah saat pagi sebelum berangkat sekolah/kuliah/kerja atau saat malam sebelum tidur? Jika kamu mengetahui pacarmu sibuk, maka sebaiknya komunikasikan hal-hal semacam ini.
2. Katakan jika ingin beristirahat berhubungan via handphone
Ilustrasi dilarang menggunakan handphone (Foto: Shutter stock)
Kamu mungkin sedang mengerjakan suatu tugas penting atau bersiap menghadapi ujian akhir semester. Jangan biarkan kamu memendam perasaan bahwa chat atau telepon dari pacarmu kadang-kadang terasa menganggu. Katakanlah bahwa kamu butuh istirahat berhubungan via handphone untuk fokus terhadap prioritasmu.
ADVERTISEMENT
3. Jangan sekali-kali bertengkar lewat chat
Perempuan mengintip handphone pasangannya. (Foto: Thinkstock)
Tulisan tak punya intonasi atau mimik yang bisa mewakili emosi yang dirasakan manusia. Oleh sebab itulah jangan sekali-kali melakukan pertengkaran lewat chat atau sms, karena kemungkinan miskomunikasi terjadi sangat tinggi. Kalau bertengkar sebaiknya bertemu secara langsung atau minimal hubungilah lewat telepon.
4. Cobalah mengontaknya sesibuk apapun
Ilustrasi orang sedang telepon. (Foto: Breakingpic via Pexels.)
Sesibuk-sibuknya aktivitasmu di kampus atau di tempat kerja, adalah penting untuk sekadar memberi atau menanyakan kabar pacarmu. Hal itulah yang menunjukkan kalian peduli satu sama lain. Agar nyaman saat mengontaknya, sekali lagi, tanyakan kepadanya lebih dulu kapan waktu yang tepat untuk menghubunginya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan