kumparan
13 Agu 2018 12:09 WIB

4 Cara Menonjolkan Soft Skill Kamu Lewat CV

com-Ilustrasi Pekerja (Foto: Thinkstock)
Selain dibutuhkan hard skill atau keterampilan teknis yang mumpuni, ternyata soft skill juga punya peranan penting agar kamu berhasil diterima bekerja oleh suatu perusahaan.
ADVERTISEMENT
Soft skill berkenaan dengan keterampilan bersosialisasi, komunikasi dan kepribadian kamu. Dalam sebuah perkerjaan biasanya, terdapat project yang bisa dikerjakan secara individu maupun teamwork.
Di sini, kemampuan soft skill kamu juga dilihat. Apakah kamu mampu menunjukkan kreativitas, punya keinginan untuk belajar dan aktif mengemukakan ide atau pendapat.
Beberapa aspek tersebut juga masuk dalam kategori soft skill, lho. Nah, supaya cv kamu lebih menarik, tidak ada salahnya untuk menunjukkan soft skill kamu di dalamnya.
Dikutip dari Her Campus, berikut empat cara menonjolkan soft skill kamu dalam sebuah cv.
1. Sesuaikan soft skill dengan yang dibutuhkan perusahaan
Visual CV. (Foto: visualcv.com)
Sebelum melamar, pastikan soft skill kamu punya relevansi dengan yang dicari oleh perusahaan atau tim rekrutmen.
ADVERTISEMENT
Content Manager di Dr Felix, Tamsin Nicholson, mengatakan bahkan untuk lowongan magang pun soft skill kamu bisa jadi salah satu faktor penyempurna sebelum akhirnya resmi diterima.
"Untuk metode pertama, buat soft skill kamu menonjol dalam cv dengan mencocokkannya dengan persyaratan untuk pekerjaan itu. Lihatlah deskripsi pekerjaan dan identifikasi soft skill apa yang kamu punya," terangnya.
Contoh, jika kamu tertarik menjadi seorang social media officer, maka soft skill yang harus kamu tunjukkan adalah selalu update tren terbaru, aktif dan gemar bermain media sosial, dan lain sebagainya yang menunjang pekerjaan tersebut.
2. Cari tahu latar belakang perusahaan
Kerja di perusahaan impian, siapa yang tidak mau? (Foto: Thinkstocks)
Untuk persiapan sebelum kamu benar-benar dipanggil untuk tahap wawancara, ada baiknya kamu cari tahu terlebih dulu mengenai latar belakang perusahaan tempat kamu melamar.
ADVERTISEMENT
Bisa jadi, ada visi misi dari perusahaan yang bisa kamu jadikan acuan untuk menyesuaikan dengan soft skill yang kamu punya.
Pelatih Karier dan Konselor, Caitlin Magidson, memberi tahu para mahasiswanya yang konsul padanya untuk membuat surat lamaran atau cv yang kuat.
“Saya menyarankan para kandidat untuk membaca deskripsi pekerjaan dan membuat analisis, menulis semua keterampilan yang dimiliki, baik hard skill maupun soft skill dan kemudian temukan keterampilan yang memang dicari oleh perusahaan," ujarnya.
Magidson kemudian menambahkan, setelah mencoba mencari tahu, analisis dan sebagainya, kamu harus menunjukkan mengapa sangat tertarik dan cocok untuk pekerjaan itu.
3. Tunjukkan kepribadian
Suasana Bekerja (Foto: Pixabay)
James Pollard, seorang konsultan karier yang bekerja secara khusus dengan para profesional jasa keuangan di The Advisor Coach, mengatakan bahwa, cv bisa merepresentasikan kepribadianmu juga.
ADVERTISEMENT
“Ketika saya secara pribadi membaca cv atau surat lamaran seseorang, saya membaca dan membayangkannya seolah cv tersebut 'bersuara' sebagaimana pemiliknya bercerita ke saya. Maka akan lebih menyenangkan jika cv itu tidak terlalu monoton," jelasnya.
Pollard juga menambahkan, menulis cv layaknya sebuah narasi yang menyoroti tentang keahlian dan pribadi kamu.
4. Buat lebih personal
Apa CV-mu sudah benar? (Foto: Istimewa)
Menunjukkan soft skill kamu dalam cv akan lebih menarik jika kamu sedikit menyelipkan cerita personal mengenai karier atau bagaimana kamu menyelesaikan semua pekerjaan dan projek yang pernah kamu garap.
Ini justru menunjukkan bahwa kamu bersifat terbuka dan setiap tim perekrutan memahami itu.
Selain itu, rekruter juga ingin melihat bahwa kamu sangat menikmati apa yang dilakukan. Cara terbaik untuk meningkatkan kredibilitas karier kamu adalah dengan menunjukkan bagaimana kamu menggunakan soft skill pribadi kamu dalam menangani pekerjaan yang diberikan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan