kumparan
28 Des 2017 15:11 WIB

5 Fakta Unik Stussy, Salah Satu Brand Streetwear Tertua di Dunia

Stussy (Foto: Dok. Hypebeast)
Buat kamu penggemar brand streetwear, pasti sudah enggak asing lagi, dong, dengan Stussy? Yap, brand streetwear yang baru populer di kalangan anak muda ini ternyata sudah ada sejak dulu, lho. Bahkan, brand streetwear ini bisa dibilang ‘abang’-nya brand streetwear lain kayak Supreme, BAPE, hingga Anti Social Social Club.
ADVERTISEMENT
Nah, seperti apa, sih, fakta-fakta brand Stussy? Ini dia, lima fakta unik Stussy seperti dikutip dari Complex.
1. Stussy adalah brand streetwear tertua
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Stussy adalah brand streetwear tertua di industri streetwear. Bahkan, bisa dibilang brand ini adalah ‘abang’-nya brand-brand streetwear populer lain kayak Supreme, BAPE, hingga Anti Social Social Club. Kalau Supreme lahir tahun 1994, BAPE tahun 1993, nah, Stussy ini resmi didirikan pada tahun 1984.
2. Brand ini berawal dari papan surf
Papan Surf Stussy (Foto: Dok. Complex)
Mungkin kamu penasaran, dari mana, sih, nama Stussy ini berasal? Ternyata, nama Stussy ini diambil dari nama belakang founder-nya yang bernama Shawn Stussy. Dia sendiri besar di dunia surfing, dan pada umur 12 tahun ia bisa buat papan surf sendiri.
ADVERTISEMENT
Lalu, pada awal era 1980-an, ia membuat papan surf dengan dengan signature namanya sendiri. Karena dia pikir logo yang diukir itu keren, akhirnya, Shawn Stussy menaruh dan menyablon logo tersebut di baju, celana, hingga topi dan dijual di sekitar pantai Laguna Beach, California. Uniknya, kala itu Stussy menggunakan mobil pribadi untuk menjual semua produknya.
Melihat potensi Stussy kala itu yang laku keras, akhirnya tahun 1983 seorang teman bernama Frank Sinatra Jr tertarik gabung dengan Shawn Stussy dan menginvestasikan uangnya sekitar 5.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 67 juta kepada Stussy. Dan akhirnya tahun 1984, berdirilah perusahaan Stussy Inc. Corporate secara resmi.
Dua tahun semenjak Stussy berdiri, produk-produk Stussy laku di pasaran dan sempat menjadi tren hip-hop kala itu. Yap, kepopuleran Stussy ini mulai beranjak soalnya produknya dipakai sama beberapa rapper terkenal pada zaman itu.
ADVERTISEMENT
3. Founder Supreme, James Jebbia pernah bekerja di Stussy
James Jebbia (Foto: Dok. Hypebeast)
Siapa yang enggak tahu founder Supreme? Yap, pria asal Inggris yang lahir di Amerika Serikat ini pernah bekerja di Stussy, lho. Saat itu, dia pernah menjadi store manager Stussy dan beperan penting dalam membawa kultur skateboard di Stussy.
Saat itu, kultur skateboard memang lagi hype banget di Eropa dan Jepang. Melihat hype ini, Stussy juga pengin merambah kultur ini masuk ke dalam produk-produk Stussy. Bahkan, Stussy juga pernah, menjadi sponsor tim skate yang beranggotakan atlet hebat pada masanya, beberapa di antaranya adalah Danny Montoya dan Scott Jensen.
4. Stussy pernah berkolaborasi dengan Nike
Kepopuleran Stussy di kalangan anak muda saat itu memang enggak usah diragukan lagi. Berkat kepopuleran tersebut, brand sepatu dan alat-alat olahraga asal Amerika Serikat, Nike, pengin melakukan kolaborasi dengan Stussy.
Stussy x Nike Air Huarache LE (Foto: Dok. Complex)
Dan akhirnya, terjadilah kolaborasi Stussy dan Nike pertama bernama Stussy x Nike Air Huarache LE di tahun 2000 silam. Kemudian, keduanya juga melakukan kolaborasi yang kedua bernama Stussy x Nike Dunk pada tahun 2001 yang dijual secara terbatas dari 3.000 hingga 5.000 pasang.
Stussy x Nike Dunk (Foto: Dok. Complex)
5. Founder Stussy cabut dari Stussy
Shawn Stussy (Foto: Dok. Hypebeast)
Sama seperti Nigo yang akhirnya meninggalkan BAPE, tahun 1996, founder Stussy, Shawn Stussy, juga memilih hengkang dari brand yang telah membesarkan namanya.
ADVERTISEMENT
Menurut Shawn Stussy, pilihannya itu diambil karena dia pengin fokus pada keluarganya dan enggak akan kembali lagi ke brand tersebut. Meskipun kepemimpinannya sudah enggak ada lagi di Stussy, Shawn tetap menjadi konsultan di brand tersebut, dan saham Stussy dipegang penuh sama Frank Sinatra Jr.
Setelah hengkang dari Stussy, Shawn kemudian membuat proyek terbaru bernama S/Double pada tahun 2008.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan