kumparan
16 Agustus 2019 15:05

ASAP Rocky Dinyatakan Bersalah atas Tindak Kekerasan di Swedia

ASAP Rocku
ASAP Rocky ditangkap di Swedia Foto: Foto : Instagram @asaprocky
Rapper A$AP Rocky dinyatakan bersalah atas tudingan tindak kekerasan yang ia lakukan di Swedia. Rocky yang mengaku enggak bersalah menerima hukuman percobaan karena telah menyerang Mustafa Jafari di Stockholm, Swedia pada 30 Juni.
ADVERTISEMENT
Rocky ditahan pada awal Juli lalu karena kecurigaan tindak kekerasan yang dilakukan. Ia ditahan di kepolisian Swedia selama tiga minggu.
Dilansir The New York Times, pria berusia 31 tahun ini akan membayar ganti rugi kepada penggugat. Hakim memutuskan bahwa ia telah menghabiskan waktu cukup lama di pusat penahanan Swedia sehingga enggak perlu lagi dipenjara. Selain Rocky, kedua rekannya juga dinyatakan bersalah atas serangan yang dilakukan.
Saat ditanya, Rocky menjelaskan bahwa ia melakukan kekerasan sebagai bentuk pembelaan diri. Ia menjelaskan bahwa ia enggak mau terlibat lebih jauh dalam perkelahian, namun Jafari (korban) tetap bersikukuh.
Rocky melakukan kekerasan fisik hanya setelah penjaga keamaan diserang.
"Aku melempar Jafari ke tanah, dan aku menginjak tangannya. Setelah itu aku pukul dan kudorong dia," ujar Rocky.
ADVERTISEMENT
Atas kasus ini, banyak orang yang mengatakan kalau Rocky enggak pantas menerima hukuman ini. Rocky sempat diberi bantuan oleh presiden Amerika, Donald Trump. Permintaan tersebut dilakukan oleh sesama rapper, yaitu Kanye West bersama dengan istrinya Kim Kardashian.
Dikutip Pitchfork, setelah dibebaskan untuk sementara, Rocky sempat tampil di California. Ia menceritakan pengalamannya kepada penonton dan berterima kasih atas dukungan yang ia dapatkan.
"Orang-orang yang bahkan enggak akrab denganku bersimpati. Mereka berdoa untuk aku dan menyemangatiku. Aku enggak bisa cukup berterima kasih, ini gila. Hip hop enggak pernah terlihat begitu kuat saat bersama," ujar Rocky.
Kekecewaan Rocky atas hasil keputusannya ini pun ia tuangkan di akun Instagramnya. Ia berterima kasih pada banyak orang dan memutuskan untuk terus maju.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Penulis: Lavira Andaridefia
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan