Berkat Teknologi, David Mampu Pertahankan Usaha Kuliner di Tengah Pandemi Corona

Pandemi virus corona memberikan pengaruh pada perekonomian, termasuk sektor bisnis. David Gunawan, pemilik Ayam Geprek Bu Deasy di Bali, berbagi tips supaya bisa mempertahankan usaha saat pandemi.
David membagikan hal itu dalam acara Festival UMKM kumparan hari pertama yang digelar pada Senin (26/10). Sebagai pelaku usaha kuliner, dia mengutamakan untuk menjaga cita rasa.
"Seperti saya di usaha kuliner mungkin yang paling pertama adalah jaga cita rasa sehingga tidak ditinggalkan pelanggan kita," kata David.
David Memanfaatkan Teknologi dari Grab
Selain itu, David mengatakan dirinya memanfaatkan sekali platform digital dan teknologi. Salah satunya adalah teknologi dari Grab.
"Seperti yang saya lakukan memanfaatkan teknologi yang disediakan oleh Grab sudah terbukti sangat membantu kita. saya tergabung di GrabKitchen," tutur David.
David bergabung pada tahun 2019 ketika pertama kali GrabKitchen ada di Bali. Ia merasakan banyak manfaat saat tergabung di GrabKitchen, salah satunya terkait jumlah konsumen.
"GrabKitchen sangat membantu saya menjangkau lebih banyak konsumen. Saya bisa membikin cabang yang saya enggak kebayang sebelumnya, saya bisa memiliki sebuah cabang di tempat yang strategis di Bali," ucap David.
Keuntungan lain yang diperoleh David usai tergabung di GrabKitchen adalah kenaikan omzet di tengah pandemi corona.
"Saya beruntung gabung dengan GrabKitchen, di masa pandemi omzet saya bertumbuh dan itu kebalikan dengan beberapa rekan saya yang tempuh dengan cara konvensional," kata David.
Oleh karena itu, David menyebut masyarakat yang ingin memulai atau mempertahankan usaha bisa memanfaatkan platform digital maupun teknologi.
"Bila selama ini platform digital erat kaitannya dengan kaum milenial dan anak muda, bagi saya milenial itu hanya mindset, bukan masalah umur. Tidak ada kata terlambat bagi kita untuk memulai usaha dengan platform digital," tutup David.

