CEO Youtap: Riset Jadi Kunci Utama dalam Branding UMKM

Branding menjadi kunci penting dalam membangun UMKM, supaya dikenal baik oleh masyarakat dan dapat bersaing dengan bisnis lainnya.
Menurut CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto, ada faktor penting dalam melakukan branding. Salah satunya adalah riset.
Seperti yang dilakukan oleh Youtap saat pertama kali rilis di Indonesia pada Februari 2020. Berkat riset dari tim yang telah dibentuk khusus, perusahaan teknologi ini dapat menemukan fakta menarik yang membantu menjalankan bisnisnya.
"Kebanyakan UMKM merasa kesepian dalam menjalankan bisnisnya. Kami pengin jadi temannya UMKM. Hal itu mengubah bagaimana kami mengoperasikan Youtap. Kami berada di tengah merchant dan konsumen," jelas Herman dalam webinar Membangun Brand UMKM yang Kuat di Festival UMKM kumparan, Rabu (28/10).
Youtap sebagai Solusi Digital untuk UMKM
Sebagai aplikasi teman dagang, Youtap hadir untuk memberikan solusi digital dalam mengelola bisnis. Namun hal ini juga cukup menantang, sebab dari 64 juta UMKM sebagian besarnya belum melek digital.
Untuk membantu digitalisasi ini, Youtap mengenalkan produknya kepada para pelaku UMKM dengan menggunakan bahasa dan cerita yang tepat serta relevan.
"Mengkomunikasikannya enggak bisa plek-plekan. Edukasi dengan bahasa yang gampang dicerna oleh mereka. Kami punya tiga 'M', 'Mengerti', 'Memberi', dan 'Mencintai'. Mengerti apa yang dibutuhkan UMKM, memberi solusi terbaik, dan mencintai," kata Herman.
Untuk bergabung dengan Youtap, Herman mengatakan pelaku UMKM Indonesia cukup mengunduh aplikasi secara gratis. Aplikasinya dilengkapi beberapa fitur yang bisa membantu UMKM untuk menerima pembayaran nontunai via QRIS, mengorganisir barang dagangan, membuat laporan usaha, memberikan insight penjualan, hingga mempermudah penjual mengatur promo dan diskon sendiri untuk dapat pelanggan setia.

