kumparan
search-gray
Entertainment23 Juni 2018 14:04

Graham Coxon: Album Baru Blur Tinggal Menunggu Waktu

Konten Redaksi kumparan
Graham Coxon: Album Baru Blur Tinggal Menunggu Waktu (802816)
Blur (Foto: facebook.com/blur)
Meski sudah cukup lama dalam masa vakum, harapan agar Blur bisa kembali menghasilkan karya dan eksis di industri musik ternyata belum sepenuhnya pudar. Setidaknya, itulah yang disimpulkan dari pernyataan sang gitaris, Graham Coxon, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Dilansir NME via Consequence of Sounds, pria berusia 49 tahun itu sempat membicarakan tentang masa depan Blur, saat diwawancarai dalam sebuah acara podcast mengenai proyek solo terbarunya.
Meski mengakui bahwa "belum ada rencana" yang mendetail untuk kembali menggarap album terbaru dari Blur, Graham mengungkapkan bahwa ia masih ingin melakukan hal tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan kapan itu akan terjadi
"Saya benar-benar tidak paham mengapa tidak mungkin ada album baru dari Blur. Kami semua masih hidup dan sehat. Ini hanya permasalahan waktu, kapan hal tersebut akan terjadi. Ketika semua siap, 'Ya, kenapa tidak?' tutur Graham.
Musisi Inggris kelahiran Jerman tersebut terakhir kali merilis album berjudul 'The Magic Whip' pada 2015 bersama Blur. Sementara, album studio solo kedelapannya, 'A+E', dirilis pada 2012 silam.
ADVERTISEMENT
Belum lama ini, salah satu karyanya yang berjudul 'Walking All Day' juga digunakan sebagai musik soundtrack untuk sebuah serial TV berjudul 'The End of The F***ing World'.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white