Hati-hati! 6 Kesalahan Ini Dapat Menghancurkan Kariermu

4 Agustus 2022 8:52
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ilustrasi melakukan kesalahan yang dapat menghancurkan kariermu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi melakukan kesalahan yang dapat menghancurkan kariermu. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Setiap tindakan yang kamu ambil dalam karier harus dianalisis dengan cermat. Satu langkah yang kamu ambil salah, maka dapat menghancurkan kariermu selamanya, sehingga kamu harus berhati-hati dalam hal karier.
ADVERTISEMENT
Meski setiap orang membuat kesalahan dari waktu ke waktu, sangat penting untuk menyadari segala sesuatu yang kamu katakan atau lakukan dalam kehidupan profesionalmu.
Berikut ini ada beberapa kesalahan terburuk yang bisa menghancurkan kariermu seperti dikutip dari Times of India.

Mengejar Uang

ilustrasi terlalu memikirkan uang dalam berkarier Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi terlalu memikirkan uang dalam berkarier Foto: Shutterstock
Enggak peduli seberapa besar pikiranmu akan uang, tapi jangan hanya mengejar uang, carilah pekerjaan atau bisnis yang benar-benar kamu sukai. Pikirkanlah tentang keinginan profesionalmu dan jangan memprioritaskan uang dengan mengorbankan kariermu.

"Menjual" Dirimu dengan Rendah

Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Shutter Stock
Kamu enggak perlu merendahkan diri ketika orang bertanya pencapaianmu. Jangan pernah menjual dirimu rendah. Kamu juga jangan mengambil kesempatan dengan menerima berapa pun harga yang mereka berikan. Negosiasikan, analisis, dan luangkan waktu untuk mempertimbangkan apakah kamu harus mengambil pekerjaan itu atau enggak.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Mempelajari Semua Jenis Keterampilan

Ilustrasi perempuan karier.
 Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan karier. Foto: Shutterstock
Memang mempelajari semua jenis keterampilan terlihat seperti prestasi besar, tapi enggak untuk di dunia profesional. Hal tersebut enggak disarankan, ya.
Kamu dapat mengasah keterampilanmu di bidang yang kamu inginkan dan berspesialisasi di dalam itu saja. Ini akan membantumu membangun portofolio yang mengesankan ketika perekrut dapat menganalisismu berdasarkan spesialisasimu.

Lupa untuk Networking

Ilustrasi bekerja di bawah tekanan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bekerja di bawah tekanan. Foto: Shutter Stock
Networking merupakan bagian utama dari kehidupan profesional. Kamu akan disajikan dengan sejumlah peluang ketika kamu berinteraksi dengan profesional yang berbeda. Tetaplah terhubung dengan orang-orang yang berpikiran sama denganmu juga. Hal itu akan membantumu mendapatkan lebih banyak pengetahuan.

Berpikir Kontribusimu akan Selalu Diakui

Ilustrasi lingkungan kerja toxic.
 Foto: Warodom Changyencham/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Warodom Changyencham/Getty Images
Untuk sebagian besar waktu, seorang manajer pun bahkan enggak sadar kontribusi karyawan mereka. Ini merupakan kesalahan besar kalau kamu enggak menunjukkan kontribusimu. Dalam skenario terburuk, rekan kerjamu mungkin akan berhasil lebih jauh hanya karena mampu berinteraksi dengan orang lain.
ADVERTISEMENT

Menghadirkan Masalah Pribadi ke Kehidupan Profesional

Ilustrasi overthinking. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overthinking. Foto: Shutter Stock
Ini merupakan kesalahan terbesar untuk membawa kehidupan pribadi ke dalam kehidupan profesional. Jangan pernah membicarakan tentang masalahmu ke rekan kerja karena mungkin mereka enggak suka terlibat di dalam kehidupan pribadimu saat kamu masih berurusan dengan pekerjaan kantor. Ini mungkin akan menjadi bumerang dengan cara yang buruk nantinya.
Laporan Afifa Inak
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020