Untitled Image

Kisah Dekornata Gandeng Pengrajin Lokal Go Digital

10 Oktober 2021 16:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kisah Dekornata Gandeng Pengrajin Lokal Go Digital (250234)
searchPerbesar
Giovanni Warli dok Dekornata
Brand lokal Dekornata didirikan Giovanni Warli di 2018. Dia percaya adanya potensi bisnis kerajinan kayu di Indonesia, sejak melihat usaha orang tuanya di bidang furniture.
ADVERTISEMENT
Dengan misi ingin memproduksi hasil kayu yang lebih modis dan modern, akhirnya Gio dan tiga pengrajin di Bogor, Jawa Barat, membuat beberapa produk seperti nampan dan tatakan gelas.
Enggak disangka, bisnisnya berkembang pesat. Semakin banyak yang tertarik buat bergabung dengan Dekornata, hingga kini berjumlah 152 pengrajin di seluruh Indonesia. Produk yang dihasilkan juga lebih beragam, seperti anyaman bambu, anyaman sigras, sampai keramik dengan semuanya berbahan baku asli dalam negeri.
Gio mengeklaim pengrajin yang bekerja sama dengan Dekornata juga merasakan dampak positifnya. Dia menuturkan, ada yang dulunya harus menambah pendapatan dengan bekerja sebagai ojek online, kini bisa menjadi pengrajin penuh waktu.
Keuntungan ini dirasakan pengrajin karena karyanya enggak cuma dijual ke konsumen luas, tapi juga ke bisnis lain, misalnya restoran.
ADVERTISEMENT
Gio menambahkan, dirinya juga mencoba membantu pengrajin lewat digitalisasi.
Kisah Dekornata Gandeng Pengrajin Lokal Go Digital (250235)
searchPerbesar
Dekornata dok Dekornata
“Kami ingin menggandeng pengrajin-pengrajin ini yang biasanya jualan offline, mau bikin satu platform online buat mereka. Jadi kami mulai jual di marketplace, situs sendiri, sampai bikin aplikasi yang tujuannya memamerkan barang-barang pengrajin dan mitra Dekornata,” jelasnya, kepada kumparan.
“Jadi sebenarnya Dekornata, tuh, lebih tepatnya kayak toko online pengrajin Indonesia lah,” lanjut cowok kelahiran 15 Mei 1995 itu.

Produk Dekornata Makin Beragam

Dengan semakin banyaknya pengrajin yang berkolaborasi bersama Dekornata, produk yang dihasilkan enggak cuma lebih beragam tapi juga jumlahnya meningkat.
Per bulannya Gio menyebut bisa menjual lebih dari 5 ribu produk dengan omzet rata-rata lebih dari Rp 500 juta.
Selama pandemi COVID-19, bisnis Dekornata justru meningkat dengan produk andalan yakni peralatan dapur dan peralatan makan.
ADVERTISEMENT
“Ke depan kami ingin menggandeng lebih banyak pengrajin. Lebih banyak produk, ‘kan, juga lebih banyak pilihan. Kami juga masih ingin fokus di lokal dan fulfill lebih banyak bisnis lagi,” pungkas Gio.
Kisah Dekornata Gandeng Pengrajin Lokal Go Digital (250236)
searchPerbesar
Dekornata Finalis UMKM Kriya Terbaik Local Brand Editor's Choice 2021 dok kumparan