kumparan
26 Desember 2018 13:25

Lewat 'Retorika', The Brandals Buktikan Kalau Mereka Masih Berbahaya

The Brandals
Aksi panggung The Brandals (Foto: Facebook/The Brandals)
Setelah absen merilis album baru selama hampir 7 tahun, The Brandals akhirnya kembali melepaskan single yang diberi judul 'Retorika'. Peluncuran 'Retorika' ini sekaligus merayakan ulang tahun ke-17 The Brandals, yang jatuh pada 22 Desember lalu.
ADVERTISEMENT
Lewat 'Retorika', The Brandals mencoba menarasikan kisruhnya polemik sosial dan politik di tanah air dalam beberapa tahun belakangan ini. Grup musik rock n' roll yang terbentuk sejak 2001 tersebut menilai, argumen yang diumbar terdengar seperti teori retorika yang diulang tanpa nalar dan akal sehat.
"Didominasi oleh propaganda elit politik berkedok doktrin agama, yang mengadu domba berbagai kalangan masyarakat lewat media online," jelas The Brandals lewat rilis yang diterima kumparan, Rabu (26/12).
Narasi tersebut tertuang dalam lirik 'Retorika' yang tajam dan lugas tanpa basa-basi. Lirik sendiri ditulis oleh frontman sekaligus vokalis The Brandals, Eka Annash.
"Teori retorika berserakan di halaman digital, argumen debat kusir silat kata kusut tumpul banal, supremasi merasa paling pintar, tak kenal salah akulah yang paling benar," lantun Eka dengan lantang.
ADVERTISEMENT
Lirik penuh kritik itu lantas dibungkus rapi dengan video klip yang 'dibintangi' sederet politikus, mulai dari Jokowi, Ahok, Kim Jong Un, sampai Donald Trump.
Video klip tersebut digarap langsung oleh seniman visual digital, Agan Harahap, dan Thobie Buntaran, tanpa ada intervensi dari The Brandals.
Kamu bisa menyaksikan video klip 'Retorika' di bawah ini, atau mendengarkan lewat beberapa layanan streaming yang tersedia. Sementara itu, 'Retorika' rencananya akan menjadi bagian dari materi album baru yang akan dirilis pada 2019.
Video
Sebelumnya pada 2016, The Brandals sempat kembali aktif setelah ditinggal drummernya, Rully Annash, di akhir 2015. Kini posisi Rully sebagai drummer diisi oleh Firman Zainudin dari Teenage Death Star dan Petaka.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan