Psikolog: Bersikap Baik pada Diri Sendiri Bisa Bantu Atasi Overthinking

Millennialverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Overthinking. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Overthinking. Foto: Shutterstock

Overthinking dapat menyebabkan stres, mudah marah, dan kekhawatiran berlebih. Bahkan jika enggak bisa berhenti memikirkan sesuatu secara terus-menerus, bisa menyebabkan kesulitan tidur, terganggunya konsentrasi, hingga berdampak buruk pada kesehatan mental.

Menurut Psikolog Elena Touroni seperti dilansir Unilad, overthinking terjadi saat seseorang mempersiapkan dirinya menghadapi situasi terburuk, namun persiapan itu bisa menjadi suatu obsesi.

Padahal ketika seseorang overthinking, justru menghambat penyelesaian masalah dan bukan mencari solusi. Dia bisa jadi melebih-lebihkan, memiliki pikiran yang enggak rasional, serta merasa tidak mendapatkan jalan keluar.

kumparan post embed

Cara Atasi Overthinking

Sebenarnya ada cara buat mengatasi overthinking. Salah satunya yakni bersikap baik pada diri sendiri.

Contohnya dengan menerapkan self love seperti menerima diri sendiri, baik kekurangan dan kelebihan, secara utuh. Lalu mengatakan hal-hal yang positif, serta memaafkan ketika berbuat jahat kepada diri sendiri.

kumparan post embed

Bersikap baik kepada diri sendiri juga bisa dengan memelihara diri, melakukan aktivitas yang sehat, produktif, memberi nutrisi yang baik, tidur yang cukup, serta interaksi sosial yang sehat.

"Saat overthinking, alihkan perhatian dengan hobi kesukaan, menulis, aktivitas fisik, atau mencoba melakukan kegiatan yang benar-benar membutuhkan konsentrasi lebih," jelas Touroni.

"Hal ini supaya bisa menyingkirkan perasaan dan pikiran yang enggak perlu dari kepalamu," lanjutnya.

Namun, kalau merasa sulit untuk mengatasi overthinking sendirian, Touroni merekomendasikan mencari bantuan dari ahlinya.

kumparan post embed

Laporan: Afifa Inak