kumparan
search-gray
Entertainment13 Februari 2018 14:05

Riset: 'Creep' dari Radiohead Sangat Populer di Kalangan Pria 38 Tahun

Konten Redaksi kumparan
Riset: 'Creep' dari Radiohead Sangat Populer di Kalangan Pria 38 Tahun (85167)
Radiohead (Foto: Facebook @radiohead)
Sebuah riset yang terbit pada harian The New York Times pada Sabtu (10/2) lalu tentang selera musik berdasarkan gender dan generasi yang berbeda, menunjukkan bahwa lagu 'Creep' milik Radiohead, ternyata sangat populer di kalangan pria berusia 38 tahun.
ADVERTISEMENT
Dilansir NME, riset yang ditulis oleh Seth Stephens-Davidowitz tersebut, awalnya terinspirasi dari ketidaksetujuannya dengan sang kakak terhadap lagu 'Born to Run' dari Bruce Springsteen. Seth menyukai lagu tersebut, sementara sang kakak tidak.
"Saya kira data akan memberikan penjelassan tentang bagaimana saya dan kakak saya tidak pernah setuju dalam hal musik," tulis Seth.
"Terutama, saya ingin melihat sampai sejauh mana tahun kelahiran kita mempengaruhi musik yang kita dengarkan, alasan yang membuat beberapa generasi yang berbeda terikat untuk tidak setuju dalam hal musik," lanjut dia.
Riset tersebut dilakukan dengan cara menganalisa data dari layanan musik streaming Spotify, pada musik yang paling banyak distreaming oleh pengguna dengan usia yang berbeda.
Hasilnya, perempuan diketahui cukup kuat dipengaruhi oleh musik yang pertama kali ia dengar pada saat usia 13. Sementara itu, preferensi musik orang dewasa laki-laki, timbul sejak mereka menginjak usia 14.
ADVERTISEMENT
Riset tersebut menemukan 'Creep' dari Radiohead sebagai lagu yang lebih populer di antara laki-laki berusia 38 tahun dibandingkan dengan demografi lainnya.
Lagu tersebut berada pada posisi ke-164 yang paling populer di antara laki-laki berusia 38 tahun, namun tidak masuk ke peringkat 300 besar di kategori usia yang lahir 10 tahun sebelum dan sesudah mereka.
Selain itu, riset tersebut juga menunjukkan bahwa pria yang menyukai salah satu hits Radiohead tersebut berada pada usia 14 tahun saat lagu itu pertama kali dirilis pada 1993.
"Riset ini memberi tahu kita bahwa mayoritas dari kita, sebagai laki-laki dan perempuan dewasa, secara terprediksi melekat dengan musik yang menyita perhatian kita pada fase awal masa remaja," tutup Seth.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white