kumparan
18 Nov 2017 19:42 WIB

Saat Tsunami Tak Mampu Robohkan Tiang Listrik

Tiang listrik yang diterjang tsunami Aceh (Foto: Twitter/@Sutopo_BNPB)
Tiang listrik selama ini mungkin hanya sebuah benda mati dan sering tak dianggap oleh orang yang melewatinya. Tapi, siapa sangka tahun 2017 nama tiang listrik melejit bak roket setelah ditabrak oleh mobil Setya Novanto. Tiang listrik yang ditabrak mobil Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto diketahui masih tegak berdiri. Tak terlihat tiang listrik itu miring atau bergeser.
ADVERTISEMENT
Tiang listrik sebenarnya merupakan konstruksi yang kuat sedari dulu. Bahkan tiang listrik pernah berjasa bagi sebagian orang Indonesia. Tapi malang nasib tiang listrik, tak banyak orang menyadari keberadaan dan jasanya.
Saat tsunami Aceh 2004 silam, meskipun diterjang derasnya badai tsunami, tiang listrik tetap kokoh berdiri.
“Tiang listrik memang kuat konstruksinya. Buktinya, saat diterjang tsunami Aceh, tiang listrik masih tegak berdiri. Bahkan ada yang selamat karena berpegangan tiang listrik. Kecepatan tsunami di laut 800 km/jam. Di darat bisa 60 km/jam”, tweet Sutopo Purwo Nugroho, Kapusdatin Humas BNPB, Sabtu (18/11).
Kuatnya terjangan badai tsunami Aceh sendiri memang tak perlu disangsikan lagi. Kurang lebih 180 ribu orang tewas hanyut diterpa luapan air tsunami dan ribuan rumah hancur luluh lantah. Tapi, derasnya air tsunami tak mampu merobohkan kuatnya tiang listrik. Tiang listrik memang sudah ditakdirkan kuat sedari dulu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan