Kumparan Logo
Jakarta Status PSBB
Warga melintas di depan toko Sarinah yang tutup, di Jakarta.

Sarinah Akan Jadi Hub buat Brand Lokal

Millennialverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Sarinah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Logo Sarinah. Foto: Shutter Stock

Menjamurnya brand lokal jadi salah satu wujud semakin produktifnya milenial buat berkarya dan berbisnis, dari segi fashion sampai kuliner.

Kini, enggak sedikit milenial yang mengambil jalur sebagai pelaku UMKM dan mendirikan brand lokal, dengan kualitas yang bisa bersaing sama produk luar negeri.

Salah satu bentuk besarnya semangat buat menggairahkan brand lokal, ialah viralnya tagar #localpride dan #banggabuatanIndonesia di media sosial. Dua tagar ini selain jadi awareness juga sebagai ajakan buat mengutamakan hasil karya anak bangsa.

Hal ini ternyata enggak luput dari perhatian PT Sarinah yang kini tengah bertransformasi ke arah baru. Enggak cuma dari segi fisik, tapi juga tujuan yang salah satunya bakal menjadi hub buat brand lokal.

Fetty Kwartati selaku Direktur Utama PT Sarinah mengatakan, selama ini ia melihat brand lokal Indonesia berjalan sendiri-sendiri.

Maka itu, Sarinah hadir dengan peran baru sebagai jalur distribusi, mempersatukan, dan menjadi kereta bagi produk brand lokal dan UMKM Indonesia.

"Langkah inisiatif untuk melakukan transformasi Sarinah secara end to end, menjadi tolak ukur kebangkitan brand lokal dan UMKM," katanya dalam acara Pencanangan Perdana Tranformasi dan HUT ke-58 Sarinah.

Warga melintas di depan toko Sarinah yang tutup, di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Ia menegaskan, konsep Sarinah yang tadinya dikenal sebagai department store akan diubah menjadi speciality store agar lebih relate dengan masa kini.

"Branding Sarinah sangat melegenda. Cuma (perlu) dipoles agar jadi daya tarik buat kaum muda, terutama milenial," lanjut Fetty.

Sementara, Menteri BUMN Erick Thohir berharap Sarinah dapat mendukung brand lokal dan UMKM supaya bisa menjadi tulang punggung Indonesia.

"Mimpi buat Sarinah ini besar, karena dilihat dari sejarah dan mereknya juga sudah besar. UMKM kita yang sedemikian ragamnya harus disukseskan," jelasnya dalam kesempatan yang sama

Petugas dari Palang Merah Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di tempat perbelanjaan Sarinah di Jakarta, Selasa (17/3/2020). Foto: Reuters/Willy Kurniawan

Dari segi fisik, Sarinah yang baru akan memiliki sejumlah spot dan daya tarik seperti danau bersejarah, urban forest, amphitheater, tangga interaktif, rooftop, communal space, sampai museum.

Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Agung Budi Waskito, menyebut pihaknya siap mendukung dan melaksanakan pembangunan Sarinah secara tepat waktu.

"Kalau hari ini pencanangan, mudah-mudahan 17 Agustus 2021 kita meresmikan. Mudah-mudahan," ucapnya.

Pembenahan terhadap Sarinah perlu dilakukan

Gedung dan logo Sarinah. Foto: Shutter Stock

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan pembenahan terhadap Sarinah perlu dilakukan. Langkah tersebut, menurutnya, agar mal itu tetap mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi perusahaan ritel.

Terkait hal itu, Erick Thohir mengaku sudah berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo.

"Pak Jokowi sendiri bersama saya mendiskusikan bagaimana supaya konsep ritel ini lebih friendly kepada Indonesia, artinya keberpihakan pada merek lokal dan hasil UKM yang dikuratorkan," ujar Erick Thohir melalui keterangan tertulis.

Renovasi tersebut rencananya mulai pada Juni 2020. Namun karena belum meredanya pandemi COVID-19, maka pengerjaan renovasi dimulai dengan pekerjaan desain, arsitektur, pemetaan, audit teknis dan lain-lain yang tidak menimbulkan kerumunan (crowd).