kumparan
10 Juni 2019 13:34

Survei: 4 dari 10 Milenial Takut Ambil Jam Istirahat Makan Siang

Konten Spesial, Warung Makan Berjimat
Ilustrasi makan siang Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Para pekerja mungkin paham banget betapa menyenangkannya jam makan siang. Selama sekitar satu jam, kamu terbebas dari beban pekerjaan dan atasan.
ADVERTISEMENT
Makan siang juga penting buat kamu si sibuk karena menurut survei Draugiem Group pada Maret 2019, otak enggak bisa bekerja dengan baik tanpa adanya asupan gizi. Bahkan survei itu menyebut, pekerja yang mengambil jam istirahat makan siangnya, lebih sukses dalam bekerja.
Tapi begitu, menurut survei yang dilakukan Tork --produsen kertas serta tisu untuk makanan-- empat dari 10 milenial takut mengambil jam istirahat makan siang. Kok, bisa?
Dilansir Bustle, ternyata hal ini disebabkan sentimental dan anggapan enggak produktif, enggak bekerja keras, dan dinilai lemah oleh senior di kantor.
Hasil tersebut didapat dari survei kepada 1.600 pekerja di Amerika Serikat dan Kanada, yang dilakukan pada Desember 2017 bersama KRC Research. Mereka terdiri dari generasi baby boomers, generasi X, dan milenial yang berusia 18 sampai 35 tahun.
ADVERTISEMENT
Peserta diminta mengungkapkan rasa nyaman mereka saat bekerja sampai jam istirahat makan siang tiba. Dari jawaban yang diberikan, milenial mengaku takut dihakimi senior jika mengambil jatah jam makan siang.
Padahal 62 persen dari milenial berharap jam istirahat makan siang mereka lebih panjang. Sampai-sampai, 16 persennya rela gajinya dipotong demi mendapatkan jam makan siang yang lebih panjang.
Di sisi lain, cuma satu dari 10 baby boomers yang merasa takut mengambil jam istirahat makan siang, dengan 46 persennya berharap mendapatkan jam istirahat makan siang yang lebih panjang.
Well, ketakutan milenial ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Karena survei dari Tork ini juga melaporkan bahwa satu dari tiga pemimpin perusahaan menilai pekerjanya pemalas jika mengambil jam istirahat makan siang.
ADVERTISEMENT
Kalau kamu, termasuk yang takut ambil jam istirahat makan siang atau justru kerja sambil makan?
Reporter: Stefanny Tjayadi
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan