Tetap Fokus Bekerja Meski Puasa, Yuk Terapkan Tips Berikut Ini!

18 April 2022 20:18
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tips tetap fokus bekerja meski sedang puasa. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tips tetap fokus bekerja meski sedang puasa. Foto: Shutterstock
Bekerja saat puasa bisa dibilang penuh tantangan. Keharusan untuk menahan lapar dan haus sejak matahari terbit hingga terbenam membuat kita jadi susah fokus, apalagi ditambah rasa kantuk yang kerap datang di tengah waktu puasa.
Di sisi lain, tanggung jawab pekerjaan harus tetap diselesaikan sesuai tenggat waktu yang ditentukan. Itu artinya, puasa bukan jadi alasan untuk malas-malasan dan tidak produktif bekerja.
Nah, agar bisa tetap fokus bekerja meski tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan, kamu bisa terapkan tips berikut ini:
1. Jangan begadang
Pastikan jam tidur tetap tercukupi agar badan tetap segar keesokan harinya. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Pastikan jam tidur tetap tercukupi agar badan tetap segar keesokan harinya. Foto: Shutterstock
Perubahan jam tidur menjadi salah satu penyebab datangnya rasa kantuk di tengah ibadah puasa. Ditambah kita juga harus bangun lebih awal untuk sahur sampai waktu subuh tiba.
Agar badan tetap segar keesokan harinya, kamu bisa mengatur waktu tidur lebih awal di malam hari. Bila sebelumnya kamu mulai tidur jam 11 malam, kini usahakan sudah mengistirahatkan diri sebelum jam 10 malam. Selain itu, sebisa mungkin kurangi interaksi dengan smartphone agar tidurmu tetap berkualitas.
2. Istirahat di sela bekerja
 Power nap selama 15-30 menit di sela istirahat kerja akan memberikan kualitas tidur optimal. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Power nap selama 15-30 menit di sela istirahat kerja akan memberikan kualitas tidur optimal. Foto: Shutterstock
Waktu istirahat siang yang biasanya digunakan untuk makan bisa kamu manfaatkan untuk power nap selama 15-30 menit. Rentang waktu tersebut dianggap paling ideal karena akan memberikan kualitas tidur optimal tapi tidak sampai ke fase tidur nyenyak yang justru membuat kita sulit terbangun.
Dilansir Medical News Today, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kebiasaan power nap, seperti badan terasa lebih segar, peningkatan memori jangka panjang, hingga merangsang kreativitas. Bahkan penelitian dari Department of Medicine, University Hospital of Lausanne, Swiss, mengungkapkan bahwa tidur siang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
3. Tetap berolahraga
Olahraga satu jam sebelum berbuka atau dua jam setelah berbuka agar memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Olahraga satu jam sebelum berbuka atau dua jam setelah berbuka agar memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan. Foto: Shutterstock
Puasa jangan menjadi alasan untuk berhenti olahraga, sebab aktivitas fisik ini dapat membantu memaksimalkan proses pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Olahraga juga dapat membantu meredakan stres, menurunkan tekanan darah, hingga meningkatkan kualitas tidur.
Kamu bisa berolahraga minimal tiga kali seminggu. Sesuaikan juga waktunya agar tidak dehidrasi, yakni satu jam sebelum berbuka atau dua jam setelah berbuka agar memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan.
4. Konsumsi suplemen dan siap sedia perlengkapan kesehatan
Selain ngantuk, pusing dan masuk angin juga sering menyerang di bulan Ramadhan karena perut yang kosong dalam jangka waktu lama. Ditambah bila kita bekerja di ruangan ber-AC sepanjang hari.
Untuk mencegah datangnya gangguan kesehatan tersebut, sajikan menu bergizi seimbang sahur dan berbuka, bila perlu konsumsi suplemen vitamin demi menjaga tubuh tetap berenergi. Lalu, jangan lupa selalu sedia Plossa Eucalyptus, alat serbaguna Nomor 1 di Indonesia dengan konsep 4in1 sebagai inhaler, roll on, kerokan dan pijat accupressure yang mengandung Eucalyptus Oil.
Plossa dapat memberikan sensasi kehangatan ekstra untuk meredakan pegal linu, sakit kepala, masuk angin, kembung, mual dan menghangatkan badan. Ya, saat badan terasa pegal dan menunjukkan tanda-tanda masuk angin, kamu bisa langsung memijat atau kerokan dengan Plossa karena praktis dan higienis. Roll on dan inhaler Plossa juga efektif untuk mengatasi pusing dan hidung tersumbat.
Dikemas modern dan praktis, Plossa cocok dibawa sebagai teman beraktivitas setiap hari sebagai alat setel kepala dan tubuh. Plossa kini sudah bisa dibeli di toko terdekat atau melalui e-commerce kesayangan di sini.
Butuh fokus saat puasa? #PlossainAja
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Plossa
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020