Woman
·
12 Juli 2021 14:24
·
waktu baca 3 menit

Lebih Menyakitkan dari Ghosting, Pahami Fenomena Zombieing dalam Percintaan

Konten ini diproduksi oleh Miss Kepo
Lebih Menyakitkan dari Ghosting, Pahami Fenomena Zombieing dalam Percintaan (224353)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan alami zombieing. Dok. Unsplash
Semakin hari, istilah di dalam hubungan perempuan dan lelaki semakin beragam seperti, ghosting, friendzone, dan masih banyak lagi. Baru-baru ini, muncul istilah unik yang ternyata disebut-sebut lebih berbahaya dari ghosting, yaitu zombieing.
ADVERTISEMENT
Meski terdengar cukup asing, ternyata zombieing ini sering dialami oleh beberapa orang. Namun, banyak yang tidak menyadari itu dan seringkali keliru dan menyebutnya dengan ghosting.
Padahal, istilah zombieing ini berada di level yang lebih tinggi dari ghosting. Akibatnya, istilah ini sering disebut sebagai fenomena yang lebih 'menyeramkan' dibandingkan fenomena lainnya.
Nah, Ladies, ingin mengenal lebih jauh tentang istilah ini agar kamu tidak terjebak di dalamnya? Mengutip dari Cosmopolitan, berikut Miss Kepo telah merangkum informasinya hanya untuk kamu. Simak di bawah ini ya!

Apa itu zombieing?

Lebih Menyakitkan dari Ghosting, Pahami Fenomena Zombieing dalam Percintaan (224354)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan alami zombieing. Dok. Shutterstock
Zombieing sendiri sebenarnya kondisi dimana kamu benar-benar ditinggalkan oleh seseorang yang sudah memiliki hubungan dekat denganmu. Contoh yang kerap terjadi adalah kamu yang ditinggalkan oleh gebetan, padahal kamu sudah mengira bahwa hubunganmu dengannya merupakan sesuatu yang spesial.
ADVERTISEMENT
Lantas mengapa kondisi tersebut disebut sebagai zombieing? Padahal kalau dipikir-pikir, kasus tersebut bisa saja disebut dengan ghosting. Jawabannya karena zombieing ini menunjukkan bahwa sosok yang kerap meninggalkan kamu, tanpa disadari akan kembali hadir dan memulai komunikasi kembali.

Bedanya dengan ghosting?

Seperti yang diketahui, fenomena ghosting memang marak terjadi di dalam hubungan generasi muda zaman sekarang. Bahkan tidak sedikit yang merasa memiliki trauma dengan percintaan akibat di ghosting oleh lelaki impiannya.
Berbeda dengan ghosting yang meninggalkan tanpa ada alasan yang jelas dan tidak kembali lagi, zombieing justru berada di satu level di atasnya dan terkadang lebih menyakitkan.
Bagaimana tidak? Pasalnya seseorang yang sudah ditinggalkan tentu akan merasa bahwa orang tersebut tidak memiliki ketertarikan dengannya. Namun, beberapa saat kemudian, orang tersebut bisa kembali menjadi sosok yang menyenangkan.
ADVERTISEMENT
Jika sudah seperti itu, kamu harus sadar bahwa ia telah menjadi zombie yang perlu kamu waspadai, Ladies. Pasalnya, bukan tidak mungkin ia akan kembali melakukan hal tersebut tanpa rasa bersalah ataupun permintaan maaf kepadamu. Akibatnya, seorang zombie terkesan menyepelekanmu dan menganggap bahwa kamu akan selalu menerima kondisinya.

Cara merespon seorang zombie

Lebih Menyakitkan dari Ghosting, Pahami Fenomena Zombieing dalam Percintaan (224355)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan alami zombieing. Dok. Unsplas
Untuk beberapa orang yang masih memiliki perasaan kepada seseorang yang telah meninggalkannya, mungkin akan sedikit sulit ketika mendapati orang tersebut kembali kepadanya. Dibandingkan melepasnya lagi, ia justru memilih untuk memaafkan apa yang telah dilakukan oleh zombie itu.
Padahal, Ladies, kamu harus ingat bahwa sebelumnya kamu ditinggalkan tanpa sebab olehnya. Jangan sampai kamu cepat luluh hanya karena dirinya yang kembali bersama kamu. Oleh karena itu, kamu harus tahu cara merespon seorang zombie, dengan begitu kamu bisa berpikir dia apakah orang tersebut bisa kamu berikan kesempatan kedua atau tidak.
ADVERTISEMENT
Cara yang cukup mudah untuk diterapkan adalah tanyakan motif apa yang dilakukan sehingga memilih untuk kembali bersama kamu. Apabila kamu menemukan jawaban yang kurang relevan dan terkesan mengada-ngada, kamu boleh memilih tidak lagi memberinya kesempatan kedua.