Kumparan Logo

Jakpro Buka Peluang Bisnis Penamaan JIS, Sedang Cek Minat Pasar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stadion Jakarta International Stadium (JIS). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Stadion Jakarta International Stadium (JIS). Foto: Shutterstock

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) berencana membuka peluang bisnis pengelolaan naming rights atau penamaan dari Jakarta International Stadium (JIS). Upaya itu dinilai menjadi langkah perusahaan dalam mengoptimalkan potensi komersial JIS.

Direktur Bisnis & Operasional PT Jakpro, Adi Adnyana, mengungkapkan pihaknya telah menggandeng Feel Good Network terkait pengelolaan dan pengembangan strategi komersialisasi naming rights JIS, mulai dari penyusunan strategi pemasaran, pengelolaan proses tender, pendampingan negosiasi, hingga implementasi kerja sama bersama mitra sponsor yang terpilih.

Sebagai bagian dari proses komersialisasi naming rights JIS, ada sejumlah tahapan yang diawali dengan market sounding untuk memetakan minat pasar dan mengidentifikasi potensi kemitraan. Tahapan ini akan dilanjutkan dengan penjajakan kepada sejumlah perusahaan dan brand yang dinilai memiliki kesesuaian dengan karakter, nilai, dan positioning JIS sebagai stadion berstandar internasional.

Setelah proses penjajakan selesai, Jakpro akan melaksanakan tender terbatas (by invitation only) dengan mengundang korporasi dan brand pilihan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan proses berlangsung secara profesional dan menghasilkan kemitraan yang mampu memberikan nilai strategis bagi seluruh pihak.

Adi menjelaskan naming rights JIS akan ditawarkan dalam skema kerja sama berdurasi lima (5) tahun. Periode tersebut dirancang untuk memberikan kepastian, stabilitas, dan visibilitas jangka panjang bagi mitra sponsor, sekaligus memaksimalkan potensi brand exposure yang dimiliki JIS sebagai destinasi olahraga, hiburan, dan ruang publik unggulan di Jakarta.

Adi menekankan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Jakpro untuk terus mengembangkan model pengelolaan aset yang inovatif, profesional, dan berkelanjutan.

“Jakarta International Stadium merupakan aset strategis kota yang dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar stadion. JIS hadir sebagai destinasi olahraga, hiburan, dan ruang publik (multipurpose venue) yang membanggakan masyarakat Jakarta, sekaligus mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berbudaya,” ujar Adi Adnyana melalui keterangan tertulis, Selasa (9/6).

Foto dari udara Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara. Foto: Subhan/kumparan

Melalui inisiatif naming rights ini, Jakpro berharap dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia usaha sekaligus memperkuat keberlanjutan pengelolaan aset kota. Adi menilai langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong inovasi pembiayaan, optimalisasi aset daerah, dan penguatan posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif di tingkat internasional.

CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, mengatakan ada potensi besar yang dimiliki JIS sebagai platform kolaborasi antara sektor publik dan dunia usaha. Menurutnya, JIS merupakan aset dengan nilai strategis dan potensi komersial yang sangat besar.

"Kami melihat peluang untuk menghadirkan kemitraan yang tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi pengembangan ekosistem olahraga, hiburan, dan gaya hidup di Jakarta. Kami menyambut kepercayaan ini dengan penuh antusiasme dan berkomitmen menghadirkan proses yang profesional, transparan, serta menghasilkan mitra terbaik bagi JIS,” ujar Wisnu.

video story embed