• 2

Akom: Ada Duri yang Kotori Proses Pergantian Ketua DPR

Akom: Ada Duri yang Kotori Proses Pergantian Ketua DPR



Ade Komarudin

Ade Komarudin membuka gathering media pada refleksi akhir tahun 2016. (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)
Ketua DPR Ade Komarudin diganti dari jabatan ketua DPR dan digantikan Setya Novanto pada Rabu (30/11). Akom mengaku menerima keputusan itu, namun menyebut masih ada duri yang tersisa.
"Pergantian ketua DPR yang diputuskan oleh partai tidak pernah menjadi masalah buat saja, saya menerima dan mematuhi keputusan itu. Hanya saja ada duri yang mengotori keputusan itu," ucap Akom dalam evaluasi DPR, di kediamannya, Jl Widya Candra, Jaksel, Minggu (25/12).
Duri yang dimaksud adalah keputusan MKD yang menjadi dasar pergantian dirinya sebagai ketua DPR, yaitu terkait pemindahan mitra komisi VI dan masalah Penyertaan Modal Negara (PMN). Keputusan itu dianggap mencederai nama baik Akom
"Atas keputusan itu sekali lagi saya tegaskan bahwa nama baik saya harus dipulihkan. Ini bukan tentang jabatan, namun tentang nama baik," ujar Akom yang sengaja mengumpulkan wartawan untuk bicara ini.
Akom lalu menyinggung soal Novanto yang tampak berambisi untuk duduk lagi di posisi ketua DPR. Novanto juga mundur karena kasus di MKD yaitu soal 'papa minta saham'.
"Emang DPR ini cuma punya saya dan Pak Setya? Loh, kan masih banyak yang lain. Saya mah ora opo opo," jelas Akom sedikit berkelakar.

Ade KomarudinDPRPolitikNews

500

Baca Lainnya