• 4

Anies Buka-bukaan Soal Pasukan Medsos ‘Jari' di Pilgub DKI

Anies Buka-bukaan Soal Pasukan Medsos ‘Jari' di Pilgub DKI



Anies Baswedan

Cagub DKI Anies Baswedan berpidato saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Yayasan Addiniyah Attahariyah. (Foto: ANTARA FOTO)
Perang di media sosial dalam Pilgub DKI Jakarta, lebih menyita perhatian ketimbang perang lewat spanduk atau baliho di jalanan. Akun-akun super aktif bermunculan sejak 'ring' Pilgub resmi digelar oleh KPU DKI, dan perang opini pun bergulir.
Calon Gubernur DKI Anies Baswedan buka-bukaan kepada kumparan tentang pasukan siber yang mengawalnya untuk memenangkan Pilgub DKI. Tim itu disebut Anies sebagai 'Pasukan Jari'.
"Tim siber Anies-Sandi mulai dibangun akhir September 2016 dan berkembang secara organik lewat pendataan relawan melalui website jakartamajubersama.com, dan tidak mengandalkan bantuan digital media agency seperti pasangan calon lainnya," ucap Anies kepada kumparan, Selasa (20/12).
Anies mengungkap tim media sosialnya masuk sebagai bagian dari tim media yang disebut 'Cicurug' (merujuk nama jalan di Menteng, Jakpus), dipimpin oleh koordinator bernama Razi. Tim itu terhubung dengan simpul-simpul relawan yang mengelola grup kerja berbeda-beda.
"Bantuan konten berasal dari pusat yang fokus pada pembicaraan program dan pendekatan-pendekatan positif," kata Anies.
'Pasukan Jari' bukan tim sembarangan, mereka anak-anak muda yang dilatih untuk mengelola medsos dan diberi pemahaman soal isu-isu Jakarta.
"Training 'pasukan jari' dilakukan secara rutin, dan termasuk pembahasan isu-isu kota Jakarta lewat netizen gathering setiap Jumat yang mendatangkan narsum pakar, jubir dan relawan-relawan medsos lainnya," beber Anies.

Tim Media Sosial Anies-Sandi

Suasana ruang kerja tim medsos Anies-Sandi (Foto: Dok. Tim Medsos Anies-Sandi)
"Meskipun bisa dibilang timnya paling kecil, bekerjanya paling efisien dan efektif karena semua mengikuti semangat maju bersama," imbuh mantan Mendikbud itu.
Beberapa anggota tim itu adalah alumni-alumni Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar yang memiliki banyak sekali pengajar-pengajar muda. “Mereka memang beberapa membantu dan juga jadi asisten saya," tutur Anies.
Ikatan kerja mereka dengan Indonesia Mengajar (IM) adalah selama satu tahun mengajar di pelosok, sesudah itu mereka anak muda bebas bukan staf di IM. Dan bisa bekerja di mana saja sesuai dengan pilihan mereka.
Salah satu anggota tim media sosial Anies-Sandi, Radit Pratama, menambahkan bahwa tim media sosial yang sekarang berjalan adalah gabungan dari tim medsos Sandiaga Uno dan Anies Baswedan.
Tim medsos Sandi lebih dulu lahir karena Sandi sudah sejak awal mendeklarasikan diri akan maju dalam Pilgub DKI 2017. Tim medsos ini adalah kader-kader Partai Gerindra.
“Saya yang memegang medsosnya Gerindra, dan Pak Sandi juga kan wakil ketua Dewan Pembina Gerindra, otomatis saya harus bantu sesama kader,” ucap Radit saat ditemui kumparan di markasnya, Jl Galuh II Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/12).
Radit sudah memegang akun medsos Sandiaga Uno sejak Januari untuk mulai mensosialisasikan program-program Sandiaga. Saat itu sudah ada kehendak Sandi untuk maju Pilgub meski pendaftaran belum dibuka.
“Jadi sudah hampir setahun saya mengelola sosmednya beliau (Sandi), menyampaikan visi misinya untuk DKI Jakarta. Lalu begitu ada koalisi dengan Pak Anies, saya juga dilibatkan untuk menghandle sosmed resminya Anis-Sandi yaitu Jakartamajubersama," terang Radit.
Meski terkesan ada dua tim berbeda yaitu Anies dan Sandi, namun Radit menegaskan sudah dalam satu tim dan satu markas yaitu di Jlan Galuh II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
“Di Jalan Galuh itu tempatnya Pak Anies dan akhirnya kita (tim Sandi) masuk ke sini biar koordinasinya semakin mudah. Kita bersatu sejak dua sampai tiga bulan yang lalu,” ucap Radit.
Anies-Sandi mendaftarkan lebih banyak akun medsos ke KPU DKI, dibandingkan pasangan calon lain yang hanya satu akun satu media sosial.
Berikut daftarnya:
Facebook: Anies Sandi #jakartamajubersama, Anies Baswedan, Suara Anies, Relawan Anies, Sandiaga Salahudin Uno
Twitter: @jktmajubersama, @aniesbaswedan, @suaraanies, @relawananies, @sandiuno
Instagram: jakartamajubersama, aniesbaswedan, relawananies, sandiuno


PolitikMedia sosialPilgub Jakarta 2017

500

Baca Lainnya