• 3

KPU DKI Siapkan Real Count Lewat Scan C1

KPU DKI Siapkan Real Count Lewat Scan C1



Ilustrasi TPS 1

Ilustrasi TPS (Foto: Muhammad Iqbal/kumparan)
KPU menerapkan sistem rekapitulasi berjenjang untuk mendapatkan hasil perolehan suara tiap pasangan calon dalam pemilu. Namun, ada model real count untuk mengetahui lebih cepat hasilnya.
Real count dilakukan dengan men-scan form C1 yang berisi perolehan suara dari setiap TPS, lalu ditampilkan dalam model tabulasi secara faktual. Model ini sedang disiapkan oleh KPU DKI untuk Pilgub 2017.
"Nanti seluruh C1 akan dikumpulkan di satu tempat. Kita siapkan seluruh tenaga operator, scanner, tenaga untuk upload yang sudah diberi pelatihan sebelumnya," ucap Ketua KPU DKI Sumarno kepada kumparan, Senin (26/12).
Real count lewat scan C1 ini pertama kali diterapkan dalam Pilpres 2014, sebagai terobosan KPU RI. Namun belum pernah diterapkan untuk Pilkada. Sumarno menyebut akan ada ratusan orang yang akan dilibatkan dalam real count ini.
"Kita bisa sewa hotel, GOR atau tempat lain yang bisa tampung ratusan orang untuk melakukan kegiatan yang sama dengan tujuan sama. Ratusan scanner bisa disewa, dengan daya internet yang besar (untuk publikasi hasilnya)," papar Sumarno.
Teknisnya, form C1 dari setiap TPS akan dikumpulkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau petugas KPU di kelurahan, lalu dibawa ke KPU kabupaten/kota, dan dibawa lagi ke provinsi.
Form C1 dari TPS itu tidak dilakukan rekapitulasi saat di PPS, kabupaten/kota, atau provinsi, melainkan hanya untuk dikumpulkan agar tidak tercecer. Nanti di provinsi C1 discan dan hasilnya ditampilkan di web KPU DKI.
"Jadi dibagi ada tim yang jemput C1, ada yang olah data, dan banyak hal lain," kata Sumarno.
Meski real count bisa menampilkan hasil lebih cepat, namun rujukan untuk menentukan pasangan calon yang terpilih secara sah tetap menunggu rekapitulasi berjenjang manual.

Pilgub Jakarta 2017JakartaPilkadaPolitikNews

500

Baca Lainnya