Pencarian populer
USER STORY

Hari Perempuan Internasional, Perempuan Harus Berani "Move On"

Anathasia Citra, dosen wanita yang juga aktif di dunia musik tanah air (Foto: Instagram/thisitrensii).
Tanggal 8 Maret merupakan hari yang spesial untuk kaum wanita. Pasalnya, para wanita di seluruh dunia memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh tepat pada hari ini. Momen ini digunakan oleh para wanita di dunia untuk menyuarakan hak dan isu yang berkaitan dengan kaum wanita. Anathasia Citra termasuk salah satu dari para wanita tersebut.
ADVERTISEMENT
Anathasia Citra merupakan salah satu dosen perempuan di President University. Sebagai seorang wanita, dosen ilmu komunikasi yang akrab disapa Thisi ini kerap menjadi tempat curhat para mahasiswanya yang mengalami hubungan yang toxic.
"Perkembangan teknologi mendesak banyak perempuan dan anak muda supaya eksis, sehingga mereka merasa punya banyak tekanan. Misalnya, tekanan untuk punya pasangan karena kayaknya belum pas rasanya kalau tidak pamer kemesraan bareng pacar di media sosial. Padahal, realitanya banyak orang tidak tahu di dalam sebuah hubungan yang dipamerkan bisa jadi ada yang tersiksa fisik dan batinnya," kata Thisi di President University, Jumat (8/3).
"Nah atas nama status, maka tetap dipertahankanlah hubungan percintaan tersebut dan akhirnya menjadi 'bucin' alias budak cinta. Kabarnya banyak perempuan yang mengalami ini," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Menurut catatan Komnas Perempuan, terdapat 2.073 kasus kekerasan yang dilaporkan ke institusi pemerintah sepanjang 2018, sebanyak 1.750 kasus adalah kekerasan dalam pacaran. Padahal, menurut Thisi, memiliki pasangan bukanlah tolok ukur keberhasilan wanita. Ia berharap momen ini membuka pikiran para wanita bahwa mereka juga bisa berprestasi.
"Well, it's okay to be single. Toh punya pasangan bukan satu-satunya achievement atau alat ukur eksistensi perempuan di muka bumi. Adanya Hari Perempuan Sedunia membuka mata dunia kalau perempuan pencapaiannya bisa macam-macam. Perempuan jadi berani move on di banyak hal, apalagi cuma sekedar move on dari hubungan cinta yang cuma bikin stress, percumalah!" tuturnya.
Kisah hubungan yang toxic ini pun menjadi tema lagu Thisi yang baru saja dirilis pada bulan Februari yang lalu. Lewat lagu 'Percuma' yang berkolaborasi dengan produser musik Steve Respati, vokalis Hajar Bleh Big Band ini menceritakan kisah seorang wanita yang memiliki tekad dan keberanian untuk keluar dari hubungan yang beracun (toxic) dalam balutan musik klasik dan current RnB soul. Ia ingin mengajak para perempuan untuk keluar meninggalkan hubungan yang toxic
ADVERTISEMENT
“Hey kekasih lamaku. Berlalulah kamu dari diriku. Pergilah engkau dari hidupku, selamanya,” ungkap Thisi dalam lirik lagunya.
Simak video klip lagu 'Percuma' by Thisi di tautan Youtube berikut ini.
Video
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80