• 0

OC Kaligis, Robert Tantular, dan Anggoro Tak Dapat Remisi Natal

OC Kaligis, Robert Tantular, dan Anggoro Tak Dapat Remisi Natal



Ilustrasi Penjara (bukan untuk cover)

Ilustrasi kamar penjara. (Foto: Pixabay)
Tiga terpidana korupsi yaitu Otto Cornelis (OC) Kaligis, Robert Tantular, dan Anggoro Widjojo tidak mendapat remisi khusus Hari Raya Natal. Kapala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Akbar Hadi, mengatakan ketiganya belum mendapatkan status Justice Collaborator (JC).
“Mereka belum mendapatkan JC sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2012,” kata Akbar melalui pesan pendek, Minggu (25/12). Adapun PP itu mengatur tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.
Menurut Akbar, remisi khusus itu juga tidak diberikan kepada narapidana dengan hukuman seumur hidup. “Misalnya Andrian Woworuntu,” ujar Akbar merujuk koruptor kasus pembobolan Rp 1,2 triliun uang kas Bank BNI.

Tapi, remisi Natal diberikan kepada 6.707 narapidana Kristiani.

- Akbar Hadi

Dari jumlah tersebut, 6.628 orang mendapat remisi khusus sebagian atau RK I, sedangkan yang mendapat remisi khusus langsung bebas atau RK II sebanyak 79 orang.
Ia mengatakan, untuk besaran RK II diberikan paling sedikit 15 hari dan paling banyak dua bulan, tergantung masa pidana yang sudah dijalani.
"Yang memperoleh remisi sebanyak 15 hari berjumlah 1.854 napi. Sebanyak satu bulan ada 4.129 napi. Satu bulan 15 hari sebanyak 586 napi dan remisi dua bulan sebanyak 138 napi," kata Akbar.
Berdasarkan data dari laman smslap.ditjenpas.go.id per tanggal 21 Desember 2016, jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan saat ini mencapai 203.808 orang. Adapun 138.418 orang di antaranya adalah narapidana.

Akbar Hadi Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan

Akbar Hadi Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan menjawab pertanyaan wartawan di LP Salemba (Foto: Viry Alifiyadi/kumparan)


HukumNewsNatal 2016PenjaraKorupsi

500

Baca Lainnya