Bola & Sports
·
27 Juli 2021 19:06
·
waktu baca 2 menit

Keringat Dibalik Embun

Konten ini diproduksi oleh Muhammad Haryo Pambudi
Keringat Dibalik Embun (766178)
searchPerbesar
sumber gambar : pixabay.com
Hai, pada kesempatan ini saya ingin menceritakan pengalaman seputar dunia lari kembali, tetapi cerita ini sedikit berbeda dengan yang sebelumnya. Cerita ini bermula ketika jam setengah 6 pagi, saya melakukan pemanasan statis dan dinamis sebelum berlari. Setelah melakukan pemanasan, saya mulai berlari mengelilingi desa hingga suatu ketika saat mencapai 2 kilometer pertama, saya mendapatkan fenomena berbeda yang belum pernah saya alami sebelumnya, yaitu kabut yang terjadi di daerah dataran rendah.
ADVERTISEMENT
Daerah tempat tinggal saya sebenarnya masih masuk di bagian dataran rendah, tetapi baru kali ini saya melihat kabut yang bisa ada di sekitar sawah pedesaan. Saya berlari di sekitar sawah pedesaan dan melihat kabut yang tebal menutupi jalan dan sawah seolah sedang berada di negeri di atas awan.
Keringat Dibalik Embun (766179)
searchPerbesar
sumber gambar : Dokumentasi pribadi saat berlari di pagi hari
Ketika saya berlari menembus kabut, rasanya benar-benar luar biasa, dingin sekali. Saya tidak sempat melihat suhu saat itu, menurut perkiraan saya sekitar 25 derajat celsius.
Rasa lelah tidak terasa saat berlari dengan cuaca yang dingin, keringat saya melawan rasa dingin yang kuat. Setelah melewati daerah persawahan yang berkabut, saya kembali fokus berlari menuju rumah. Sesampainya dirumah, saya masih tidak habis pikir, kok bisa ya kabut di daerah sekitar persawahan yang masih tergolong dataran rendah?
ADVERTISEMENT
Akhirnya pun saya membuat kesimpulan, menurut saya hal itu terjadi karena sedang peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan, ketika saya mencari informasi di internet, ternyata memang benar pada bulan ini di daerah Jawa memang sedang dingin cuacanya. Kebetulan saya tinggal di salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah, jadi daerah saya terkena dampaknya.
Rasa penasaran saya terjawab dengan mencari informasi di internet. Jujur, sebelumnya di daerah kota saya sebelum di jawa, belum pernah terjadi fenomena seperti itu, jadi saya sangat heran kalau hal seperti kabut yang ada pada dataran rendah ternyata bisa terjadi.
Sekian cerita saya mengenai keringat dibalik kabut, semoga bermanfaat, terima kasih.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white