Buzz
·
26 Juli 2021 13:24
·
waktu baca 3 menit

Pengalaman Mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar

Konten ini diproduksi oleh Muhammad Haryo Pambudi
Pengalaman Mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (406431)
searchPerbesar
Sumber gambar : pixabay.com
Pada kesempatan ini saya ingin membagikan cerita pengalaman mengikuti pelaksanaan seleksi kompetensi dasar. Sedikit informasi untuk kalian, seleksi kompetensi dasar merupakan salah satu tahapan pelaksanaan tes sekolah kedinasan dalam bentuk computer assisted test.
ADVERTISEMENT
Saya memilih salah satu sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan dan melaksanakan tes seleksi kompetensi dasar di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Cerita ini berawal pada tanggal 9 Juni 2021 jam 8 pagi, saya melakukan rapid test antigen di salah satu rumah sakit di daerah saya. Hasil rapid test antigen saya baru bisa diambil pada jam 1 siang. Singkat cerita, saya dinyatakan negatif covid 19. Surat hasil rapid test antigen ini saya gunakan sebagai salah satu syarat untuk bisa melaksanakan seleksi kompetensi dasar.
Setelah mendapatkan surat negatif COVID-19, saya langsung menuju kota Semarang untuk menginap di rumah keponakan teman saya. Sesampainya di sana, saya disambut dengan sangat baik. Selanjutnya saya pun langsung istirahat untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar besok tanggal 10 Juni 2021 di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.
Pengalaman Mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (406432)
searchPerbesar
Sumber gambar : Dokumentasi pribadi saat pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar di politeknik ilmu pelayaran semarang
Hari pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar telah tiba, saya bangun jam setengah 5 pagi dan langsung merapikan tempat tidur, mengemas barang bawaan yang harus dibawa saat tes, dan memakai pakaian kemeja putih serta celana hitam. Tepat jam 5 pagi saya menuju lokasi tes menggunakan motor. Di awal perjalanan, saya sempat mengalami kendala, yaitu jalanan yang terkena banjir rob, untungnya saat itu masih ada jalan yang tidak terdampak.
ADVERTISEMENT
Sekitar jam setengah 6 pagi, saya sudah sampai di lokasi tes. Selanjutnya saya diarahkan menuju tempat menunggu dan pengecekan berkas persyaratan yang dibawa. Ketika nama saya dipanggil oleh petugas pelaksana pengecekan berkas, ternyata nama saya di surat hasil negatif COVID-19 kurang lengkap, seharusnya Muhammad Haryo Pambudi tetapi yang tertulis hanya Muhammad Haryo. Sempat ditanyakan mengapa hal tersebut terjadi oleh petugas, saya menjawab itu mungkin karena kurang fokus petugas rumah sakit saat menulis nama saya di surat hasil negatif COVID-19, petugas masih menoleransikan hal tersebut.
Pukul 7 pagi saya mulai memasuki ruangan auditorium untuk pemberitahuan petunjuk teknis pelaksanaan seleksi kompetensi dasar oleh petugas panitia ujian. Jam mulai menunjukkan pukul 8, saya mulai memasuki ruang ujian seleksi kompetensi dasar. Saat pertama kali saya masuk ruang ujian, dalam hati saya berkata "ternyata begini suasana mengerjakan seleksi kompetensi dasar". Di monitor komputer ternyata ada kameranya untuk memantau selama pelaksanaan seleksi kompetensi dasar berlangsung.
ADVERTISEMENT
Setelah melaksanakan seleksi kompetensi dasar, alhamdulillah saya lolos passing grade. Tetapi sayangnya, setelah beberapa minggu pelaksanaan seleksi kompetensi dasar, dalam pengumuman kelulusan seleksi kompetensi dasar, nama saya tidak termasuk lolos memenuhi syarat untuk mengikuti tes selanjutnya karena saingan saya nilainya jauh lebih tinggi. Bisa disimpulkan saya gagal perangkingan pada pelaksanaan seleksi kompetensi dasar.
Saya pribadi sabar dan tetap semangat, dan akan mencoba kembali tahun depan, karena saya yakin kegagalan merupakan awal dari keberhasilan. Tuhan Yang Maha Esa sedang mempersiapkan sesuatu yang lebih baik.

Penutup

Sekian cerita saya mengenai pengalaman mengikuti pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar, semoga memotivasi dan bermanfaat, terima kasih.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white