Inspiratif: Dua Profesi pada Satu Wanita Periang

Driver Shoppe Food - Universitas Pamulang - Jangan menduga, caraku berbeda.
Konten dari Pengguna
4 Agustus 2022 16:04
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Muhammad Rojak Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gambar milik pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar milik pribadi
ADVERTISEMENT
Pada kali ini saya akan sedikit membahas seorang pengajar, dan sekaligus pelajar yang menurut saya sangatlah kuat. Dengan waktu yang cukup rumit, wanita ini mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Dengan harapan ia mampu melewati semua cobaan, dan semua tuntutan yang sangat memakan waktu luangnya.
ADVERTISEMENT
Dengan harapan artikel kali ini bisa terbit dan kalian semua bisa membacanya, dan kalian bisa renungkan betapa sulitnya ia menjadi seorang pengajar sekaligus pelajar. Karena itu langsung saja kita mulai untuk mengingat tokoh hebat itu. Dengan perkenalan yang tidak lama, semoga kalian dapat memahami isi artikel kali ini.
Pada awal saya bertemu dengannya, tentunya terasa biasa saja. Namun dengan berjalannya waktu menempuh pendidikan, kita berdua dipertemukan saat tugas. Dengan itu saya dengannya pun saling bertemu, dengan tujuan menyelesaikan tugas yang diberikan. Dengan itu saya mengenalnya, dengan tugas sebagai awalnya.
Tidak hanya itu saja, ketika tugas kami selesai pun masih sempat bertemu saat jam pelajaran selesai. Pada tempat yang sama, tentunya kami pun saling bertemu. Walau singkat, setidaknya saya mencerna semuanya dari awal. Di mana saat itu saya tidak tahu ia adalah seorang pengajar, dengan bertanya akhirnya saya pun tahu.
ADVERTISEMENT
Menjadi seorang pengajar itu butuh kesabaran, apa lagi mengajar anak sekolah dasar sepertinya. Dengan mengajar anak-anak tentunya lelah sekali, meski memang sebagai pengajar di tuntut untuk itu. Dengan mengatur anak didik yang masih kecil, pengajar harus tahan banting agar tidak boleh marah untuk semua hal itu.
Tentunya saya sangat kagum padanya, dengan sabar sebagai pengajar sekaligus pelajar. Tentunya itu sangat melelahkan sekali, di mana harus mengajar dari pagi hingga selesai siang menjelang sore hari. Dan menjadi seperti itu tidak bisa diremehkan, karena waktu aktivitas hampir seharian itu tidaklah mudah juga bagi seorang mahasiswi.
Dengan aktivitasnya sebagai pengajar, tentunnya butuh istirahat yang cukup seharusnya. Namun dengan tugas kedua profesinya tidaklah bisa begitu saja ditinggalkan, dan tidak bisa untuk di tunda. Karena keduanya pun yang kita semua ketahui tidaklah bisa ditinggalkan, dengan kewajibannya haruslah segera dikerjakan.
ADVERTISEMENT
Saya sangat senang sekali mengenalnya, dengan cerianya ia menutup kelelahannya. Jelas semua itu sangat terlihat sekali bagi saya, dengan wajah yang sedikit pucat mencerminkan kelelahannya. Namun sekarang terlihat semakin jelas dengan titik lelahnya yang begitu dalam, dan sekarang periang itu terbaring lemas di rumah sakit.
Dengan ini saya harap kita dapat sama-sama untuk lebih menghargai seseorang, dengan apa pun profesinya kita dapat menghargai semua kerja kerasnya. Karena itulah saya mengajak kalian semua untuk mendoakannya, agar lekas sembuh dan dapat beraktifitas kembali seperti biasa. Dengan profesinya sebagai guru dan juga mahasiswi.
Semoga semua impiannya dapat terwujud, dan semoga semua harapan dapat Tuhan limpahkan untuknya. Dengan kesehatan menjadi orang yang bermanfaat, dan dengan ketulusannya sebagai guru semoga mendapatkan rejeki yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan kesehatan, dan amal bermanfaat semoga berkah untuknya.
ADVERTISEMENT
Setidaknya saya hanya bisa mendoakan, selebihnya Tuhan yang menentukan. Karena saya sangat yakin dengan ketulusannya, ia mampu menghadapi semua cobaan itu meskipun tentunya dengan cobaan yang begitu sulit. Meskipun cobaan itu membuatnya masuk rumah sakit, dengan kualitasnya ia pastilah mampu menghadapinya.
Ia bukanlah orang yang mudah menyerah begitu saja, dengat semangatnya yang tinggi ia mampu menghadapi semuanya, termasuk semua cobaan yang membuatnya terbaring lemas. Dengan itu semoga Tuhan menyiapkan yang indah untuknya, karena ia adalah seorang yang benar-benar kuat dengan wajah periangnya yang terpancar.
Mungkin hanya itu saja yang saya ketahui darinya, dengan sangat penuh harap semoga ia lekas sembuh. Dan dengan harapan sekarang ia dapat kembali aktivitas, dengan semua doa yang tercurahkan dari orang-orang tercinta. Akhir kata, mohon maaf atas semua kekurangan dalam artikel kali ini, semoga kalian dapat mengerti.
ADVERTISEMENT
Atas waktu dan perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Dengan semua kekurangan, saya sebagai penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dengan sadar saya juga belum mampu memberikan yang terbaik untuk kalian semua, dengan harapan kalian semua dapat membantu saya agar kedepannya lebih baik dari sebelumnya.
"Salam satu aspal, nikmat sehat nikmat rejeki untuk kita semua".
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020