kumparan
14 Sep 2019 1:32 WIB

Unjuk Kebolehan Polisi Cilik MI Islamiah Rogojampi Banyuwangi

Atraksi Polisi Cilik MI Islamiah Rogojampi Banyuwangi
Polisi Cilik dari MI Islamiah Rogojampi Unjuk Kebolehan saat kegiatan jumat cerdas di SMPN 2 Rogojampi menjadi suasana yang berbeda di Halaman tengah sekolah tersebut, Jumat 13/9/2019. Mereka begitu bersemangat dan antusias melakukan aksi sebagai polisi cilik dengan melakukan gerakan - gerakan PBB variasi dan dua belas gerakan lalu lintas.
ADVERTISEMENT
Usai unjuk kebolehan, para polisi cilik ini , Kak Qim-Qim sang pelatih menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan pemantapan karena bulan oktober depan para pocil ini akan mengikuti lomba mewakili Polres Banyuwangi di Polda Jatim Surabaya, selain itu memberi motivasi kepada seluruh siswa- siswi SMPN 2 Rogojampi akan pentingnya kesadaran menghindari pelanggaran berlalu lintas di jalan raya.
Atraksi Polisi Cilik tersebut bahkan membuat seluruh murid dan warga SMPN 2 Rogojampi tampak berdecak kagum bertepuk tangan melihat aksi aktraktif dari Polisi Cilik. Suasana pun gemuruh ketika melihat aksi baris-berbaris dari Polisi Cilik tersebut. "Pasukan, siap gerak. Maju jalan," seru komandan pasukan polisi cilik.
ADVERTISEMENT
Puluhan Polisi Cilik yang berbaris rapi sudah terlihat sejak hendak memasuki gelanggang di lapangan basket. Sebelum memulai aksinya, mereka pun langsung memberikan penghormatan kepada Mr. Prie, pembina Pramuka SMPN 2 Rogojampi. Selanjutnya, 31 polisi cilik yang berasal dari MI Islamiah Rogojampi itu menunjukkan kebolehannya di hadapan warga SMPN 2 Rogojampi.
Kekompakan mereka dalam melakukan gerakan dan formasi baris berbaris disambut riuh rendah tepuk tangan hadirin. Berkali-kali tepuk tangan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap aksi mereka memperagakan dua belas gerakan lalu lintas.
Sementara itu Dony Anwar, pembina Polisi Cilik dari Polsek Rogojampi menjelaskan, anak-anak adalah elemen masyarakat yang paling penting untuk ditanamkan budaya tertib berlalu lintas. Ia berharap, mereka akan tumbuh menjadi manusia yang berkarakter, displin, dan berani menyuarakan ketertiban.
ADVERTISEMENT
"Anak-anak, terutama yang ikut Polcil, adalah ikon atau model percontohan di lingkungan sekolah mereka, keluarga, dan lingkungan masyarakat serta dirinya sendiri. Maka kami ingin menanamkan karakter sejak dini kepada mereka melalui Polcil," ujar Doni.
Doni mengungkapkan, anak-anak yang sejak dini ditanamkan disiplin dan etika berlalu lintas diharapkan di masa depan bisa menekan angka pelanggaran lalu lintas yang kerap menyebabkan kecelakaan, tambah Dony. (KRTH.ILHM/WER)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·