• 0

Djarot: Pelaku Bullying Siswi SD Harus Diberi Sanksi Tegas

Djarot: Pelaku Bullying Siswi SD Harus Diberi Sanksi Tegas


Djarot Saiful Hidayat

Djarot meninjau fasilitas di Monas. (Foto: Diah Harni/kumparan)
Video seorang siswi SD dijambak dan dibully oleh sekelompok pelajar SMP dan SD viral di media sosial. Dalam video itu terlihat siswi tersebut dijambak berkali-kali hingga tersungkur ke lantai.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sangat menyayangkan peristiwa yang dilakukan oleh sejumlah siswa SMP dan SD di Thamrin City, Tanah Abang, itu. Dia telah meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut.
"Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan untuk investigasi dan kasih sanksi yang tegas," tegas Djarot di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/7).
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sopan Andriyanto menuturkan pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan saat ini sedang melakukan investigasi terkait kronologi kejadian tersebut.
Sopan mengatakan, sebelumnya sudah ada rambu-rambu Instruksi Gubernur, Peraturan Pemerintah (Permen), dan edaran Kepala Dinas yang memayungi agar di dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak ada kekerasan. Dengan adanya kasus ini, Sopan berpendapat semestinya pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua dan pemerintah.
"Saya mengimbau bahwa ini peristiwa membuka mata kita bahwa pendidkan jadi tanggung jawab orang tua, sekolah, dan Pemprov," jelas Sopan saat dihubungi via telepon.
Untuk menyelesaikan masalah kasus bullying tersebut, pihak Dinas Pendidikan akan menyerahkan kembali kasus tersebut kepada orang tua masing-masing siswa.
"Belum belajar secara intens, kok sudah buat gaduh. Belum apa-apa. Dikasih ke orang tua secara normalitas. Kita kan enggak tahu ini sebenarnya masalah apa," ujarnya.


NewsMegapolitanViralPendidikanBullying

500

Baca Lainnya