Bangkit di Tengah Pandemi dengan Merintis Usaha

Mahasiswi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta
Konten dari Pengguna
25 Mei 2022 20:47
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari User Dinonaktifkan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bangkit di Tengah Pandemi dengan Merintis Usaha (117947)
zoom-in-whitePerbesar
Pengusaha roti. Sumber foto: Dokumen Pribadi
ADVERTISEMENT
Merintis sebuah usaha di tengah pandemi memanglah hal yang cukup sulit, pandemi Covid-19 memberikan dampak perubahan bagi kehidupan sosial serta penurunan produksi ekonomi bagi sebagian besar negara.
ADVERTISEMENT
Perekonomian Indonesia juga sangat terpengaruh, berbagai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menghadapi hambatan bisnis. Apalagi bagi seorang ibu rumah tangga seperti Sulih Setyowati. Namun Sulih kini sukses menjalankan usaha toko roti yang dirintis dengan susah payah di tengah pandemi Covid-19.
Wanita berusia 46 tahun ini sangat pandai merintis usaha yang ia bangun. Berkat bakat yang ia punya dalam mengolah suatu bahan menjadi sebuah makanan yang berkualitas, kini Sulih menjadi wanita yang sukses. Sulih juga tak melalaikan tugasnya sebagai seorang ibu rumah tangga dengan mengurus suami dan anak-anaknya dengan baik.
Sulih memulai usaha sejak tahun 2019, awal mula Sulih merintis usaha karena memiliki hobi memasak. Kemudian Sulih tekuni lebih dalam hobi tersebut dan akhirnya Sulih membuka usaha toko roti dengan produk hasil olahannya sendiri.
ADVERTISEMENT
“Dahulu saya memulai usaha dari roti yang dijual ke orang-orang terdekat, hanya untuk memenuhi permintaan pesanan pelanggan saja. Dari situ awal mula saya membuka usaha roti,” ujar Sulih menceritakan pengalaman usahanya.
Pada saat pandemi Covid-19 kebersihan produk adalah hal yang paling diutamakan oleh para pembeli, sebab menyangkut kesehatan di tengah kondisi pandemi. Tentunya Sulih memiliki produk roti yang berkualitas, harga terjangkau, dan kebersihan sangat terjamin, oleh karena itu produk roti Sulih sangat dipercayai oleh para pelanggan sehingga semakin banyak peminat dan pembeli.
Karena peminat dan pembeli yang luar biasa banyak, Sulih sempat tidak bisa memenuhi permintaan para konsumen. Keadaan tersebut disebabkan karena kurangnya modal usaha, akan tetapi keadaan tersebut dapat teratasi berkat bantuan dari sang suami.
ADVERTISEMENT
Usaha yang Sulih rintis tentunya didukung oleh suami dan keluarganya, Sulih mendapatkan modal usaha dari sang suami untuk membuka dan mengembangkan sebuah toko roti. Berkat ketekunan dan kerja keras Sulih, ia mampu menjalankan usahanya tersebut dengan sukses.
“Saya sangat bersyukur karena bisa mengembangkan usaha ini walaupun banyak cobaannya, dan bisa memberi pekerjaan kepada orang lain disaat kondisi perekonomian sedang buruk karena pandemi Covid-19,” ujar Sulih.
Sulih berhasil menciptakan kesempatan lapangan kerja di tengah pandemi Covid-19, berbanding terbalik dengan perusahaan lainnya yang dimana banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat pandemi.
Kini Sulih mempekerjakan lima orang yang membantu usaha toko rotinya. Berkat dorongan dari suami dan keluarganya, Sulih menjadi pengusaha sukses sekaligus ibu rumah tangga yang baik. Serta membantu perekonomian orang-orang yang terdampak dari pandemi Covid-19 dengan memberikan peluang kerja.
ADVERTISEMENT
(Nayshila Putri Ramadhina/Politeknik Negeri Jakarta)