Moeldoko Sebagai Panglima Tani Indonesia, Rakernas HKTI Jalan Mulus Capres 2024

Peneliti, Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP), Universitas Muhammadiyah Jakarta
Konten dari Pengguna
5 Juli 2022 11:44
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Nazar EL Mahfudzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto : Moeldoko memotong tumpeng dalam acara Rakernas HKTI
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Moeldoko memotong tumpeng dalam acara Rakernas HKTI
ADVERTISEMENT
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2022 di Hotel Discovery Ancol. Jakarta. Jumat (01/07/2022).
ADVERTISEMENT
Rakernas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dibuka oleh Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P didampingi antara lain Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) HKTI Oesman Sapta Odang dan Ketua Panitia Pelaksana Ir. Doddy Imron Cholid.
Jalan mulus kesiapan Moeldoko untuk Capres 2024 dapat dicermati dalam Rakernas HKTI. Pertama, dalam pidato pembukaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko inginkan perluasan jaringan strategis DPD HKTI melalui generasi muda tani Indonesia yang berperan aktif di sektor pertanian, merupakan generasi muda melek digital yang dapat membantu kepentingan pertanian maupun petani.
“Kita ini sudah memasuki dunia digital yang tidak bisa kita lepaskan, maka ajaklah anak-anak muda baik di on farming maupun off farming-nya, baik di budidayanya maupun di nonbudidaya, gunakan semua yang ada yang berkaitan dengan digital,” ujar Moeldoko.
Kedua, sukses memimpin HKTI dalam Gugus Tugas Reforma Agraria dan membangun kosolidasi jaringan petani muda Indonesia merupakan prestasi Jenderal TNI Moeldoko. Konsolidasi organisasi, baik di tingkat Kabupaten/Kota,Kecamatan, Kelurahan/Desa sampai dengan tingkat Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani).
ADVERTISEMENT
Moeldoko membangun organisasi HKTI lebih cepat dari banyak LSM petanian dan berkembang menjadi besar, memiliki jaringan luas sampai tingkat pedesaan. Telah terbentuk di 514 Kabupaten Kota apalagi di 8.000 lebih kecamatan melalui Gapoktan.
Ketiga, Kemajuan organisasi dan kesejahteraan petani terutama generasi muda menempatkan Moeldoko sebagai Panglima Tani dalam mewujudkan Indonesia emas berbasis pertanian. Hal ini dikatakan oleh Varhan Abdul Azis Sekjen Indonesian Bureaucracy & Service Watch (IBSW).
"Tidak salah beliau disebut Panglima Tani. Istilah ini merupakan gaya egaliter beliau dalam lingkungan sipil, walupun demikian kedekatan, keakraban dan hubungan tanpa sekat," kata Varhan, dikutip dari nasional.sindonews.com, Selasa (5/7/2022).
Dalam rakernas tersebut Moeldoko juga melantik pengurus DPD HKTI untuk tiga provinsi yakni Yogyakarta, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur. Pelantikan ditandai dengan dengan dibacakannya naskah pelantikan oleh Ketua Umum HKTI. Di akhir acara pembuka Rakernas, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur atas terselenggarakannya Rakernas.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·