kumparan
16 November 2019 21:05

Dosen IPB University: Jatidiri Pertanian Kita adalah Agroekologi

1573513114781.jpeg
Dosen IPB University: Jatidiri Pertanian Kita adalah Agroekologi
Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman (Himasita) di bawah Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University menggelar Seminar Nasional Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia di Auditorium Toyib Hadiwijaya, Kampus IPB Dramaga, Bogor (9/11). Seminar ini mengangkat tema "Agroekologi 4.0: Eksistensi Agroekologi di Era Disrupsi Menuju Kedaulatan Pangan". Adapun pembicara yang diundang adalah Dr Ir Purnama Hidayat, MSc, Dosen Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University dan Rici Solihin, SE, MSi, Owner Paprici Segar Barokah Duta Petani Muda Indonesia.
ADVERTISEMENT
Dr Ir Nurhayati, Wakil Dekan Faperta dalam sambutannya menyampaikan agar kita tidak terbuai oleh disruption era dan melupakan jati diri kita pada agroekologi. Satu kata kunci yang menjadi inti yaitu bagaimana mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan berdaulat.
Sementara itu, dalam paparannya Dr Purnama Hidayat menyampaikan tentang bagaimana menerjemahkan prinsip-prinsip agroekologi dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di era Revolusi Industri 4.0.
“Sepuluh elemen agroekologi yang terlebih dahulu harus kita ketahui yaitu diversity (keanekaragaman) kembali seimbang, membagi penemuan dan inovasi, sinergi, efisiensi, daur ulang, manusia dan nilai sosial, budaya dan tradisi makan, kepemimpinan yang bertanggung jawab, adil dan kompak secara ekonomi,” terangnya.
Menurutnya agroekologi bisa didukung oleh industri 4.0, namun tidak pada semua aspeknya. Revolusi 4.0 dapat menjadi teknologi yang suatu saat nanti digunakan untuk pertanian berkelanjutan. Agroekologi yang relevan di era industrialisasi 4.0 cepat atau lambat membutuhkan teknologi pertanian 4.0 yang tidak akan bisa terhindarkan,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Rici Solihin, SE, Msi dalam seminar tersebut menyampaikan tentang digitalisasi pertanian.
Menurutnya, digitalisasi pertanian memungkinkan manusia untuk mendapatkan semua data yang diperlukan. Salah satunya akan berguna pada pengendalian hama. (SMH/Zul)
Kata kunci: Agroekologi, Seminar, Revolusi Industri 4.0
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan