IPB University Bersama KLHK Komitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
22 Juni 2022 9:56
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
IPB University Bersama KLHK Komitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
zoom-in-whitePerbesar
IPB University Bersama KLHK Komitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
ADVERTISEMENT
IPB University dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Sosialisasi Rencana Operasional Indonesia FOLU Net SINK 2030, (20/06). Sosialisasi ini untuk menyampaikan kebijakan, strategi dan rencana untuk implementasi rencana aksi mitigasi yang mengacu pada target penurunan emisi gas rumah kaca sampai dengan tahun 2030.
ADVERTISEMENT
Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Sektor, KLHK, Dr Laksmi Widya Jayanti menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk operasionalisasi Rencana Operasional Indonesia FOLU Net Sink 2030 di tingkat tapak serta sharing knowledge kepada stakeholder terkait.
Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada KLHK, Tim FOLU Net Sink 2030 dan Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA) atas penyelenggaraan Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.
“Selamat datang di IPB University dalam rangka sosialisasi FOLU Net Sink 2030. Ini merupakan ikhtiar yang luar biasa. Karena alam itu sebenarnya memberikan pelajaran hidup pada kita, karena alam itu menjadi salah satu sumber kebudayaan,” kata Prof Arif Satria. Menurutnya, alam itu memiliki kemampuan adaptasi dan kemampuan network.
ADVERTISEMENT
“Ciri-ciri alam itu sebenarnya ketika kita pelajari, bisa menjadi inspirasi untuk menjadi sumber konstruksi kebudayaan kita. Itu perlu hal yang terus kita kaji,” ujarnya. Ia menambahkan, kehidupan alam dan kehidupan sosial menjadi sangat penting. IPB University terus mendorong agar kegiatan antisipasi perubahan iklim terus terjadi dan emisi targetnya bisa terpenuhi.
“Gerakan lingkungan seperti menanam pohon itu merupakan ciri dari ecology modernization. Ecology politic dicerminkan dengan bagaimana penataan secara makro,” ujar Rektor IPB University.
Melalui kegiatan ini, ia berharap bahwa implementasi Indonesia FOLU Net Sink 2030 merupakan wujud nyata komitmen sektor kehutanan Indonesia. Tidak hanya dalam skala nasional namun juga secara nyata berkontribusi terhadap masyarakat global.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, ST, MSc menyampaikan tahun lalu Jawa Barat sudah mencapai target 50 juta pohon dari gerakan tanam dan pelihara pohon. “Tahun 2022 ini ditargetkan 20 juta pohon tertanam, dengan berbagai program yang dilaksanakan dengan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dari akademisi. Beberapa metode yang dilakukan untuk mencapai target tersebut, diantaranya melakukan pemantauan oleh petugas penyuluh dengan menggunakan pendekatan sosial dan teknologi,” ujarnya. (Ns/Zul)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020