IPB University Jalin Kerjasama dengan Prancis Selamatkan Hutan dan Gambut

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
13 Juli 2022 13:45
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
IPB University Jalin Kerjasama dengan Prancis Selamatkan Hutan dan Gambut
zoom-in-whitePerbesar
IPB University Jalin Kerjasama dengan Prancis Selamatkan Hutan dan Gambut
ADVERTISEMENT
Regional Fire Management Resource Center-Southeast Asia (RFMRC-SEA) IPB University menandatangani Letter of Acceptance (LoA) dengan Duta Besar Perancis dan Timor Leste di Indonesia beberapa waktu lalu. Kerjasama yang dimaksud ialah tentang Rainforests and Peatlands Fires Centre of Excellence.
ADVERTISEMENT
Prof Bambang Hero Saharjo, Executive Director RFMRC-SEA IPB University menjelaskan, kerjasama ini bertujuan untuk mendukung kemampuan pendidikan dan pelatihan IPB University berbasis sains pembangunan di bidang pencegahan, kontinjensi, dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan gambut. Ia menyebut, Kedutaan Besar Prancis akan menerapkannya melalui proyek program pluriannual untuk berbagai keahlian, yang akan mencakup pendidikan gelar Master di Prancis, beberapa kegiatan training of trainers (ToT), solusi digital untuk implementasi pendidikan, peralatan untuk pengadaan tanggap kebakaran lapangan.
“Proyek kerjasama ini memenuhi syarat sebagai Center of Excellence (CoE) untuk berbagi keahlian yang ditingkatkan, dan merupakan perangkat pendidikan inovatif yang diterapkan, seperti realitas virtual, simulasi, dan sistem manajemen pembelajaran,” kata Prof Bambang.
Pakar kebakaran hutan dan lahan itu menerangkan, secara fisik proyek kerjasama berlokasi di Bogor dengan di fasilitas oleh IPB University. Ia menyebut, CoE akan menyampaikan beberapa keahlian yang bersumber dari para ahli Perancis. Tidak hanya itu, akan diterapkan program pendidikan untuk masyarakat Indonesia yang terlibat dalam pengelolaan kebakaran hutan dan lahan gambut.
ADVERTISEMENT
“CoE juga akan menerapkan beberapa kegiatan pendidikan untuk ASEAN dan negara-negara lain, khususnya yang memiliki hutan dan lahan gambut dan sangat terdampak akibat adanya kebakaran hutan dan lahan,” kata Prof Bambang Hero, Guru Besar IPB University dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan.
Ia melanjutkan, kerjasama tersebut setidaknya akan berlangsung selama lima tahun mendatang. Dalam perjalanannya, telah dilakukan pelatihan tentang Fire Behavior Analyst, 4-7/7.
Pelatihan diberikan oleh ahli kebakaran dari Perancis yaitu Sebastien LAHAYE, Xavier JOSEPH dan Jean-Michel DUMAZ. Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh Regional Fire Management Resource Center-Southeast Asia diikuti oleh IPB University, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, BPBD Sumatera Utara, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; serta Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan Regional Sumatera. (*)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020