Mahasiswa IPB Bantu Wujudkan Gapoktan dan Koperasi Tani di Bandung Barat

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
2 Agustus 2022 13:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa IPB University Bantu Wujudkan Gapoktan dan Koperasi Tani di Desa Kertawangi, Bandung Barat
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa IPB University Bantu Wujudkan Gapoktan dan Koperasi Tani di Desa Kertawangi, Bandung Barat
ADVERTISEMENT
Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB University mengadakan forum Optimalisasi Peran Kelompok Tani dan Perencanaan Inisiasi Koperasi Pertanian bagi Petani Sayuran di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan petani dari tiap wilayah dusun, para kepala dusun dan perangkat desa.
ADVERTISEMENT
Felicia Miranda, perwakilan mahasiswa KKN-T IPB University menjelaskan, forum ini merupakan puncak kegiatan dari program “Ngariung Tani” yang telah berjalan sejak 22 Juni hingga 23 Juli 2022. Program Ngariung Tani dilakukan dengan kunjungan langsung ke lahan-lahan pertanian warga untuk internalisasi dan diskusi mengenai keadaan budidaya lahan, peran kelompok tani dan keberadaan koperasi tani di Desa Kertawangi.
“Ngariung Tani merupakan perwujudan forum tani pertama yang membahas mengenai penguatan peran kelompok tani. Dalam jangka panjang, kegiatan ini bertujuan mempermudah pembentukan koperasi pertanian di Desa Kertawangi,” ujarnya.
Berdasarkan hasil survei dan wawancara, Felicia bersama mahasiswa KKN-T IPB University lainnya menyimpulkan bahwa salah satu kebutuhan untuk mensejahterakan para petani desa ialah peran kelompok tani dan pembentukan koperasi tani.
ADVERTISEMENT
Melalui kerjasama dengan Gapoktan Cipeusing Maju, tim KKN-T IPB University dalam forum “Ngariung Tani” berperan sebagai jembatan penghubung antara petani Desa Kertawangi dengan pemerintah desa.
“Forum ini bertujuan untuk berdialog dan melakukan inisiasi pembentukan kelompok tani di setiap wilayah dusun. Sehingga nantinya diharapkan dapat dibentuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kertawangi,” tambah Felicia.
Selain itu, sebut dia, kehadiran koperasi tani di Desa Kertawangi penting untuk mengatasi permasalahan pemasaran dan permodalan petani dari tengkulak. Hal ini yang dirasakan telah merugikan petani desa.
“Alhamdulillah dengan kehadiran mahasiswa KKN-T IPB University yang telah melakukan survei lapang ke lahan pertanian seluruh wilayah desa, dapat diketahui temuan keadaan sesungguhnya para petani. Ternyata petani membutuhkan keberadaan aktif kelompok tani di setiap dusunnya,” ungkap Manap, Kepala Dusun Cipeusing.
ADVERTISEMENT
Para petani Desa Kertawangi juga merasakan kebermanfaatan forum ini sebagai wadah aspirasi petani. Sehingga keresahan mereka selama ini dapat disampaikan kepada perangkat desa.
Felicia juga menuturkan, dari forum ini diperoleh hasil yaitu mempertemukan sekumpulan petani yang bersungguh-sungguh untuk mendirikan kelompok tani yang sehat di setiap dusun. Dengan bantuan Gapoktan Cipeusing Maju yang telah aktif dan eksis, harapannya petani dari dusun lain dapat termotivasi untuk membentuk kelompok tani di setiap dusun, sehingga dapat terbentuk gabungan kelompok tani sebagai cikal bakal koperasi pertanian di Desa Kertawangi. (*/Rz)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020