News
·
3 November 2020 15:58

MH Thamrin Award, Kejutan di Awal November

Konten ini diproduksi oleh kumparan
MH Thamrin Award, Kejutan di Awal November (3834)
Piala penghargaan MH Thamrin Award kategori Jurnalistik TV Streaming. Foto: Dede Rohali/kumparan
MH Thamrin Award menjadi kejutan dan pelengkap kebahagiaan kumparan, khususnya tim kumparan Video setelah menyelesaikan perhelatan akbar, Festival UMKM.
ADVERTISEMENT
Melalui tim redaksi Kamis lalu (29/10) pihak panitia dari Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya memberikan kabar bahwa salah satu video jurnalistik kumparan masuk dalam nominasi Jurnalistik TV Streaming.
“Awalnya nggak nyangka, karena nggak pernah ngerasa mendaftarkan video itu, tapi tiba-tiba dapat kabar masuk nominasi,” kata Dede Rohali, Video Producer kumparan saat membuka percakapan.
Diketahui bahwa Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya merupakan salah satu penghargaan cukup bergengsi di Jakarta yang diselenggarakan setiap tahun sejak kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin.
Terdaftar dan masuk sebagai nominasi melalui proses screening dari panitia, video “Membendung Banjir Jakarta” berhasil meraih MH Thamrin Award ke-46 untuk kategori Jurnalistik TV Streaming. Proses penjurian pun berlangsung cukup ketat dengan anggota juri yang berasal dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Pemprov DKI Jakarta dan beberapa jurnalis senior.
ADVERTISEMENT
Penghargaan langsung diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kepada Dede yang mewakili tim kumparan Video untuk menghadiri acara penganugerahan di Balai Kota DKI Jakarta Senin kemarin.
Menurut Dede, selain cukup membuat kaget, prosesnya pun terbilang cepat. Ia mendapatkan kabar hari Kamis (29/10) bahwa videonya masuk dalam nominasi, lalu dihubungi kembali pada Sabtu (31/10) memberi kabar untuk mempersiapkan diri jika kemungkinan kumparan menang. Dan Minggu (1/11) kemarin dipastikan kumparan berhasil menyabet penghargaan tersebut.
Video
Video “Membendung Banjir Jakarta” dinilai memiliki spesifikasi yang lengkap sebagai video jurnalistik yang kritis, membangun, berimbang dan solutif. Dikemas secara ringkas dan mudah dicerna video ini menjadi pelengkap untuk rangkaian Lipsus (Liputan Khusus) kumparan dengan judul liputan Gagal Membendung Banjir Jakarta.
MH Thamrin Award, Kejutan di Awal November (3835)
Dede Rohali menerima penghargaan MH Thamrin Award kategori Jurnalistik TV Streaming. Foto: Dede Rohali/kumparan
Ada cerita cukup berkesan dibalik proses pembuatan video ini, khususnya untuk Dede. Video yang mulai diproduksi pada Januari 2020 ini rupanya bertepatan dengan sehari setelah hari pernikahannya. Alih-alih menikmati masa cuti pengantin baru, ia tetap menggarap konsep sampai naskah dari videonya, loh. Luar biasa, gaes dedikasinya.
ADVERTISEMENT
Setelah masa cutinya selesai ia dan tim mulai mengambil gambar di beberapa titik lokasi banjir. Sempat dua kali balik ke lokasi yang sama karena terhalang hujan saat ingin mengambil gambar dengan drone, ini tidak menyurutkan tekad timnya untuk memberikan hasil karya terbaik. Dalam waktu satu minggu akhirnya video tersebut siap untuk tayang, tentu dengan penyajian data dan liputan yang lengkap hasil kolaborasi dengan tim Lipsus kumparan.
MH Thamrin Award, Kejutan di Awal November (3836)
Acara penganugerahan MH Thamrin Award di Balai Kota DKI Jakarta. Foto: Dede Rohali/kumparan
Di video dengan durasi 9 menit 3 detik ini Dede, ingin menyampaikan pesan untuk semua elemen warga DKI Jakarta, bahwa banjir ini menjadi tanggung jawab dan tantangan bersama. Perlu adanya upaya nyata untuk mengatasinya. Untuk memberikan gambaran ini maka Dede menghadirkan video dari warga Tanjung Barat yang berinisiasi membuat lahan ‘parkir air’ untuk mengatasi banjir di daerahnya. Dengan harapan akan banyak inisiasi lain dari warga Jakarta untuk mengatasi banjir di daerahnya tanpa harus saling menunggu kebijakan dari pemerintah.
ADVERTISEMENT
Di ujung percakapan Dede juga menceritakan dengan suara semringah, penghargaan ini menjadi angin segar untuk passion dan karirnya sebagai news video producer. Juga sebagai pemacu serta pembuktian bahwa ia mampu menghasilkan karya jurnalistik yang layak untuk dinikmati oleh masyarakat luas. “Pasti ini juga jadi reward buat diri sendiri,” tutupnya.
Nah, buat teman-teman yang belum menonton videonya, bisa langsung pindah ke YouTube channel kumparan untuk nonton, ya. Boleh juga, loh di share ke media sosialnya masing-masing :)