• 2

Ada Celah Sopir Go-Jek Mudah Dimanfaatkan Bandar Narkoba

Ada Celah Sopir Go-Jek Mudah Dimanfaatkan Bandar Narkoba




GO-JEK

Pasukan pengemudi ojek online GO-JEK. (Foto: www.instagram.com/gojekindonesia/)

Bukan hanya sekali sopir ojek online dimanfaatkan oleh jaringan narkoba. Mereka mengantar barang titipan pelanggan yang tanpa diketahui, ternyata isinya narkoba.
Terbaru adalah kejadian di Cilandak, di mana sopir ojek online berinisial IP melaporkan kepada polisi karena merasa curiga dengan barang yang dibawanya. Polisi mengapresiasi langkah berani IP. Menurut polisi, memang ada celah dalam sistem pengantaran barang di ojek online yang memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh jaringan narkoba.
"Mereka (ojek online) kan bisa mengirimkan apa saja. Barangnya juga tidak diperiksa," kata Kanit Reskrim Polsek Cilandak, Iptu Agus Herwahyu Adi dalam perbincangan dengan kumparan, Senin (26/12).
Selain itu, ada ketentuan privasi pelanggan, sehingga tidak memungkinkan bagi sopir ojek online untuk membuka barang tanpa seizin pemilik. Sopir ojek online juga tidak memiliki alat untuk mendeteksi barang apa yang dia bawa, jika pelanggannya tidak jujur.
Berbeda dengan pengiriman barang melalui jasa layanan paket. Meski tak selalu dibuka isinya, namun menurut Agus, penyedia jasa paket memiliki alat deteksi barang berbahaya atau terlarang.
"Kalau paket mungkin mereka (jaringan narkoba) tidak berani karena akan terdeteksi. Makanya dipilih ojek online yang lebih cepat, mudah dan tidak ribet," terangnya.
Oleh karena itu, Agus mengusulkan perusahaan ojek online untuk memperbaiki sistem layanannya.


NewsMegapolitanNarkobaGoJekKriminal

500

Baca Lainnya