• 1

Bos Cyrus Network Dicecar KPK Terkait Kontrak dengan Wali Kota Cimahi

Bos Cyrus Network Dicecar KPK Terkait Kontrak dengan Wali Kota Cimahi




Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi

Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan HR Rasuna Said Kavling C1 Jakarta Selatan (Foto: Aldis Shanahan Raiputra Tannos)

KPK memeriksa CEO PT Cyrus Network, Hasan Nasbi. Dia diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahap II tahun 2017.
"Hasan Nasbi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIT," ujar jubir KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/12).
MIT yang dimaksud Febri adalah M. Itoc Tochija, suami Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti.
Ditemui terpisah usai pemeriksaan, Hasan mengaku tak mengenal Atty Suharti dan orang-orang yang terlibat dalam penyuapan tersebut.
"Cuma ditanya, kenal apa enggak dengan orang yang menyuap Ibu Atty, ya memang kami enggak kenal," ujar Hasan.
Hasan dicecar 21 pertanyaan oleh penyidik terkait kontrak Cyrus dengan Atty Suharti. Salah satunya adalah tentang sumber dana Atty membiayai survei Cyrus.
"Bukan uang terkait survei karena ketemu kontrak kita kepada Bu Atty. Mereka (penyidik) curiga duit yang itu (hasil suap) dipakai buat bayar kita," ujarnya.
Menurut Hasan, penyidik memeriksanya sebagai saksi karena mereka menemukan kontrak Cyrus dengan Itoc. Terkait kontrak itu, Hasan mengaku, atas permintaan Itoc pada Pilkada 2017.
"Kontrak kita buat Ibu Atty pada bulan September. Tetapi kan kita ketemunya dengan Pak Itoc," ujar Hasan.

NewsHukumKorupsiTindak Korupsi

500

Baca Lainnya