• 4

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan: NU Tak Mungkin Jadi Liberal

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan: NU Tak Mungkin Jadi Liberal


Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan (Foto: Dok. Asorun Ni'am)
Rais Aam PBNU yang juga Ketum MUI KH Ma'ruf Amin mengisi pengajian di Taiwan. Pengajian ini dihadiri ribuan buruh migran Indonesia di Taiwan.
Bersama Kiai Ma'ruf, Katib Syuriyah PBNU, KH Asrorun Niam ikut mendampingi, Minggu (15/11). Hadir juga Ketua Asosiasi Muslim Taiwan, Mr Yasin, lalu Wakil Kepala Dagang dan Ekonomi Indonesia Siswadi, serta perwakilan dari Sinchung Halal for Taiwan.
Acara dibuka dengan sambutan dari KH Asrorun Niam, yang juga menjabat Ketua Komite Syariah World Halal Food Council (WHF).

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan (Foto: Dok. Asorun Ni'am)
"Pentingnya mengimplementasi semangat persaudaraan yang dikembangan oleh Islam, ukhuwwah Islamiyyah, ukhuwwah wathaniyyah, dan ukhuwwah basyariyah. Ribuan orang berkumpul di sini, bisa jadi sebelumnya tidak saling kenal. Tapi ikatan keislaman bisa menyatukan kita. Ini harus dipupuk," beber Niam.
Niam lalu berpesan kepada TKI yang bekerja di Taiwan.

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan (Foto: Dok. Asorun Ni'am)
"Kita bekerja dengan perusahaan Taiwan secara sinergis, ini tiada lain karena ajaran ukhuwwah basyariyah. Karenanya, perbesar titik persamaan untuk membangun persaudaraan, jangan konfrontasi dan terus ribut dengan mencari-cari dan membesarkan perbedaan yang tidak perlu", ujarnya.
Selesai Niam, acara dilanjutkan dengan acara pamungkas. Ceramah dari KH Ma'ruf Amin.
Dalam ceramahnya, Ma'ruf menyinggung mengenai salah satu manhaj beragama yang harus dipedomani adalah tawassut dan tawazun. 

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan (Foto: Dok. Asorun Ni'am)
Menurut dia, prinsip agama yang dipegang umat Islam adalah moderat. Tidak kaku dan bersifat tekstualis, serba haram, dan kafir.  
"Atau sebaliknya,  tidak liberal dan menafsirkan agama hanya dengan akal, yang kemudian melahirkan ajaran yang permisif, serba boleh,  sehingga membongkar norma agama. NU punya manhaj yang jelas. Jadi kalau NU tidak mungkin jadi teroris. Demikian sebaliknya, NU tidak mungkin jadi liberal.  Kalau orang liberal ngaku NU,  itu ngaku-ngaku tapi tidak ikut manhaj NU," tegas Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan

Kiai Ma'ruf Amin Ceramah di Taiwan (Foto: Dok. Asorun Ni'am)
Menurut Ma'ruf, beragama itu harus melalui guru. Islam sudah memberikan panduan keagamaan yang perlu dipegang. 
"Belajar agama jangan hanya melalui internet. Bisa bahaya. Di sinilah pentingnya berjamaah dan berjam'iyyah. Belajar agama itu dari Ulama," tutur Ma'ruf.

NewsIslamMa'ruf AminNU

500

Baca Lainnya