kumplus- Opini dr Purbo- Satwa Liar

Konten Piara dan Bermain Satwa Liar Itu Problematik

Dokter hewan satwa liar
21 Juni 2022 15:59
·
waktu baca 7 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Konten memamerkan satwa liar sebagai hewan peliharaan sedang menjamur di media sosial. Setidaknya ada harimau, burung elang, serigala, monyet ekor panjang, beruk, ular, hingga buaya yang ditampilkan. Beragam interaksi dipertontonkan, mulai dari bermain bersama, memeluk dan menggendong, membawanya jalan-jalan ke tempat umum untuk dipamerkan, memberi makan, menjinakkan, dan sebagainya.
Lucu, gemas, takjub, salut, hingga kagum adalah reaksi yang banyak muncul dari netizen saat melihat konten-konten tersebut. Banyak juga yang memberikan dukungan kepada influencer pengusung konten tersebut karena mereka dianggap sebagai pecinta hewan, pelestari satwa, dan edukatif.
Tapi ternyata, fenomena ini sangat problematis. Banyak permasalahan besar di baliknya yang luput dari perhatian banyak orang.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Lo, katanya monyet ekor panjang itu saking banyaknya sampai jadi hama? Kok statusnya malah naik jadi terancam? Baca dulu yuk ulasan soal ini drh Nur Purba Priambada di daftar konten.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten