Korelasi golden visa dengan Daftar 100 (Seratus) Universitas Terbaik Dunia

Cahayasetya
Azaner di Mushola Kantor Imigrasi Tasikmalaya, Jawa Barat
Konten dari Pengguna
27 Februari 2024 8:39 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Cahayasetya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosialisasi Golden Visa

ADVERTISEMENT
Korelasi golden visa dengan daftar seratus universitas terbaik dunia menjadi satu dari beberapa pertanyan dari peserta sosialisasi. Sosialisasi itu mengenai Golden Visa Indonesia. Setelah pemilu di Februari 2024, saya sebagai ASN (aparatur sipil negara) di bidang keimigrasian berkesematan menjadi narasumber pada acara tersebut. Satu dari beberapa slide power point yang saya jelaskan ialah korelasi golden visa dengan daftar seratus universitas terbaik dunia. Sosialisasi tersebut dihadiri kurang lebih 30 peserta dari unsur TNI, Polri, Perbankan, Universitas, dan lainnya (instagram.com/imigrasi_tasikmalaya).
Narasumber Sosialisasi Golden Visa / Dokumen Pribadi
Saya menerangkan bahwa Golden visa diperuntukkan bagi Orang Asing agar bisa tinggal di Indonesia secara terbatas. Dalam bidang keimigrasian, tinggal terbatas itu disebut izin tinggal terbatas (ITAS). Orang Asing dengan ITAS golden visa dapat tinggal di Indonesia selama 5 tahun bahkan 10 tahun (ntt.kemenkumham.go.id). Satu dari beberapa kriteria Orang Asing penerima golden visa ialah Orang asing yang memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan Pemerintah Indonesia dan merupakan lulusan dari 100 Universitas terbaik dunia. Hal ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor Imi-0259.Gr.01.01 Tahun 2023 Tentang Daftar 100 (Seratus) Universitas Terbaik Dunia Dalam 3 (Tiga) Tahun Terakhir Dan Bidang Keahlian Yang Dibutuhkan Oleh Pemerintah.
ADVERTISEMENT
Seorang mahasiswi bertanya mengenai korelasi golden visa dengan Daftar 100 (Seratus) Universitas Terbaik Dunia. Kami berdiskusi sesaat setelah acara ditutup.
Diskusi di Sosialisasi Golden Visa / Dokumen Pribadi
Disebutkan dalam surat di atas, bahwa satu dari beberapa pertimbangan ialah QS World University Rankings Tahun 2022, 2023, dan 2024. Guna menjawab pertanyaan di atas maka perlu kita ketahui metodologi yang digunakan dalam menentukan ranking universitas tersebut. Mengutip dari Kompas, bahwa metodologi yang digunakan dalam penilaian universitas oleh QS World University Ranking, yaitu:
1. Reputasi akademik. Hal ini didapat dari survei terhadap 130.000 responden;
2. Reputasi karyawan. Hal ini didapat dari survei terhadap 75.000 responden
3. Rasio fakultas dan mahasiswa. Hal ini dengan mengukur kualitas perkuliahan melalui rasio perbandingan jumlah dosen dan mahasiswa
ADVERTISEMENT
4. Kutipan. Hal ini diukur dengan membagi jumlah kutipan seluruh karya ilmiah setiap lima tahun dengan jumlah dosen
5.Fakultas internasional. Hal ini diukur dari jumlah program studi yang menyediakan program internasional
6. Mahasiswa internasional. Hal ini dinilai dari kehadiran dosen dan mahasiswa asing yang melakukan studi di suatu perguruan tinggi.
7. Keberlanjutan. Hal ini diukur dari bagaimana mahasiswanya dapat berubah lebih untuk lingkungan.
8. Hasil pekerjaan. Hal ini diukur mengenai kelayakan kerja dari masing-masing mahasiswa
9. Jaringan penelitian sosial. Hal ini diukur dari seberapa banyak penelitian yang terhubung dengan institusi secara internasional.
Jadi saya berpendapat bahwa korelasi golden visa dengan Daftar 100 (Seratus) Universitas Terbaik Dunia ialah Pemerintah perlu menetapkan daftar 100 (seratus) universitas terbaik dunia dalam 3 (tiga) tahun terakhir dan bidang keahlian yang dibutuhkan oleh pemerintah sebagai dasar pemenuhan dokumen lain yang dilampirkan oleh Orang Asing yang memiliki keahlian khusus untuk masuk dan berada di Wilayah Indonesia sehingga orang asing yang tinggal di Indonesia ialah berkualitas dunia yangbermanfaat positif bagi masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT